Pernyataan Burhanudin Muhtadi sebagai pencipta Keresahan Masyarakat

130212_04203111072014_quick_count

JAKARTA, KTD – Pernyataan Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanudin Muhatdi mendapatkan berbagai tanggapan dari para pengamat dan praktisi.
Salah satunya dari Direktur SUN Institute, Andrianto. Dia menilai langkah yang dilakukan oleh kubu Prabowo Subianto yang melaporkan Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanudin Muhtadi ke Mabes Polri merupakan langkah tepat.
“Saya rasa tepat ya,” katanya di Jakarta, Selasa (15/7/2014).
Andrianto menilai tindakan Burhan telah melanggar fatsun dunia akademis yakni keagungan ilmu pengetahuan tidak ada yang mutlak.
“Burhan sudah memanifeskan dia di atas Tuhan. Burhan sudah masuk kategori provokator dan polisi harus adili Burhan sebagai pencipta keresahan masyarakat,” jelasnya.
Di beritakan sebelumnya, bahwa Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanudin Muhtadi dilaporkan ke Mabes Polri oleh kubu Prabowo atas pernyataannya menyangkut hasil quick count atau hitung cepat yang memenangkan pasangan yang terafiliasi dengannya yakni, Joko Widodo- Jusuf Kalla.
Burhan menyatakan, bila hasil hitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) berbeda dengan hitung cepatnya, maka KPU telah melakukan kesalahan.
Pernyataan Burhan itu dianggap sebagai bentuk intimidasi dan agitasi dalam memengaruhi KPU yang tengah melakukan rekapitulasi suara nasional pemilu presiden dan wakil presiden. (bbs)

Related posts

Leave a Comment