Diduga, Banyak Aktifis Masuk Angin Terkait Kasus Karawang Selatan

Eksploitasi tanpa henti dilakukan oleh para penambang dengan menggunakan alat berat.
Eksploitasi tanpa henti dilakukan oleh para penambang dengan menggunakan alat berat di Karawang Selatan. (Foto: Yuda Febrian)

Karawang, KTD-Kasus pertambangan liar di kawasan Karawang Selatan dinilai sudah sangat memprihatinkan. Namun sangat disayangkan, seperti dikatakan Ketua LSM Lodaya Nace Permana banyak aktifis yang kerap ‘bermain’ mengatasnamakan lingkungan tapi di dalamnya untuk kepentingan pribadi.

“Saya sangat kecewa,” ujarnya kepada karawangtoday.com, Senin (18/8/14).

Bahkan menurut Nace, salah satu koordinator demo yang mengatasnamakan masyarakat Pangkalan yang menginginkan pertambangan kapur di buka kembali, merupakan salah satu temannya yang dulu berjuang atas nama lingkungan di Karawang Selatan.

“Ya saya sangat miris lah jika yang dahulu adalah seorang aktivis yang memperjuangkan tentang lingkungan di Karawang Selatan, kini malah menjadi seorang pelaku perusak lingkungan,” ujarnya.

Tambah Nace, teriakan mereka saat melakukan demonstrasi merupakan teriakan lapar.

“Ya, tidak usah disebutkan namanya, teman kita yang dahulu membela Karawang Selatan tapi saat ini ada di balik para pengusaha Karawang Selatan,” ujarnya.

Nace mendukung tindakan yang dilakukan oleh pihak Provinsi Jawa Barat untuk menutup pertambangan di Karawang Selatan. Terutama mereka para penambang alat berat yang merusak lingkungan.

“Jika pertambangan alat manual mungkin kerusakannya tidak akan separah itu,” ungkapnya.

Nace menganggap, seharusnya pemerintah daerah Karawang malu dengan adanya tindakan penutupan yang dilakukan oleh provinsi.

“Provinsi sampai bertindak, seharusnya pemerintah daerah lah yang terlebih dahulu bertindak,” ujarnya.

Nace menduga banyak pejabat daerah yang terlibat main, di tataran pertambangan yang berada di Karawang Selatan.

“Yang jadi permasalahan banyak peraturan yang dilabrak dalam pertambangan di Karawang Selatan,” ujarnya.

Pertambangan ini harus memperhitungkan dampak lingkungan yang nantinya akan merugikan masyarakat Kabupaten Karawang. Nace sendiri merasa sangat senang jika saat ini sudah banyak aktivis yang kembali menyuarakan tentang pertambangan.

Dirinya sendiri berharap, Kawasan Karawang Selatan harus tetap terjaga kelestariannya. Sebab Karawang Selatan sebagai daerah penyeimbang lingkungan untuk pembangunan Karawang. (yfs)

Related posts

Leave a Comment