Langkah Tanggulangi Banjir di Karawang Indah Karawang

Drainase

Karawang, KTD- Tidak berfungsinya pintu air saluran lingkungan Anjun di kompleks Perumahan Karawang Indah yang menuju sungai Citarum menjadi salah satu penyebab banjir di wilayah jalan Kertabumi Karawang. Hal itu menjadi perhatian serius dari Wakil Ketua DPRD Karawang, Sri Rahayu Agustina. Bahkan pada Rabu (17/9/14) dia meninjau lokasi tersebut.

Penyebab banjir lainnya akibat drainase di kawasan itu sudah kurang berfungsi optimal. Selain rusak, tidak berfungsinya drainase akibat kerap dijadikan tempat pembuangan sampah.

Kondisi demikian sempat ditinjau jajaran Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBP) Karawang, bahkan telah melakukan survey lokasi.

“Saya mengapresiasi Pak Acep Jamhuri (Kepala DBP-red) yang telah meninjau langsung lokasi. Namun demikian, harapan saya jangan sampai hanya menjadi bahan tinjauan saja. Akan tetapi harus ditindak lanjuti dengan langkah strategis guna mengantisipasi banjir,” papar Sri.

Sri Rahayu juga sempat mengevaluasi pekerjaan yang tengah dilakukan  DBP terkait rehabilitasi drainase di ruas jalan Kertabumi. Rehabilitasi drainase tersebut, menurut dia harus dimulai dari Kantor PLN ke arah Bank Jawa Barat (BJB). Bukan seperti saat ini yang dilakukan saat ini, dari PLN menuju arah ke Alun-alun.

“Mengapa? Karena, kondisi banjir yang parah itu, diwilayah PLN sampai BJB, dan kondisi drainasenya memprihatinkan.Terlebih lagi, muara irigasi tersebut bersinggungan langsung dengan Sungai Citarum yang kerap meluap,”imbuhnya.

Berikut Petikan wawancara bersama dengan Wakil Ketua DPRD Karawang, Sri Rahayu Agustina;

Sementara itu, Lurah Karawang Kulon, Amda mengatakan, pihaknya sangat berharap janji Kepala DBPbisa segera dipenuhi.

“Pada saat kunjungan (survey) beliau berencana akan membangun pintu air disisi persinggungan irigasi dengan Sungai Citarum. Jadi, harapan kami, bisa dianggarakan pada APBD 2015,” pintanya.

Senada dengan Amda, Ketua RW 13 Kelurahan Karawang Kulon, Kecamatan Karawang Barat, mengatakan pembenahan irigasi dan pintu air sangat dinantikan masyarakat.

“Kami berharap hal tersebut bukan hanya janji semata. Karena kasihan warga yang setiap kali harus berurusan dengan banjir,” tandas Dadang.

Ditambahkan Dadang, Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang sudah selesai dibangun agar segera dapat difungsikan. Pasalnya, dia prihatin dengan kondisi irigasi yang dijadikan TPS dadakan oleh warga.

“Kami minta TPS yang sudah jadi agar segera difungsikan, agar sampah tak lagi dibuang di saluran irigasi lagi,”pungkasnya. (yfs)

Related posts

Leave a Comment