BLK Karawang Butuh Perhatian dan Sokongan

???????????????????????????????
Beberapa mesin motor yang sesuai perkembangan teknologi yang kini menjadi bahan untuk praktek.


Karawang,KTD-
 Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja Karawang, seperti diakui Kepala BLK Karawang Teo Suryana.ST,  masih tidak merata pengelolahannya,  baik dari segi barang  dan peralatannya.  Bahkan masih banyak mesin keluaran tahun 1983 yang masih dipergunakan untuk melatih para calon tenaga kerja pada kabupaten yang tengah pesat perkembangan industrinya ini.

“Dari beberapa kejuruan latihan kerja diantaranya yang memenuhi standar baru kejuruan listrik dan komputer. Sementara untuk bagian otomotif, mesin perkakas, dan sebagainya masih belum layak, karena terbentur faktor anggaran,” ungkapnya, kepada  karawangtoday.com, Senin  (9/2/15).

???????????????????????????????
Beberapa mesin otomotif yang sudah di berikan oleh pihak swasta untuk menjadi bahan praktek bagi remaja yang akan dididik oleh Disnaker.

Namun begitu,  terdapat satu bengkel otomotif yang terdapat di BLK telah memenuhi standar dan sudah mengikuti kemajuan teknologisaat ini.

“Itu kami peroleh dari bantuan salah satu perusahaan otomotif terbesar di  Indonesia yang mau menggelotorkan dananya demi kemajuan dan kesuksesan BLK Karawang  untuk menghasilkan   SDM (Sumber Daya Manusia) yang handal punya  ketrampilan dan basik  yang menjual untuk kedepannya,” ujarnya.

???????????????????????????????
Mesin motor yang disumbangkan dari pihak swasta.

Lantaran masih belum seluruh peralatan yang ada di BLK Karawang seimbang dengan perkembangan teknologi, Teo berharap mendapat anggaran dari pihak pemerintah pusat, provinsi maupun daerah, guna meningkatan kualitas BLK  agar merata di semua kejuruan.

“Karena harus ada dukungan pemerintah dan swasta, terutama menyangkut kebutuhan-kebutuhan infrastruktur yang disokong oleh industri, karena bagaimanapun  juga pola pelatihan kita nantinya akan   terjadi timbal balik. Contohnya seperti perusahaan yang menggelotorkan dananya untuk perbaikan ruang otomotif, nantinya mereka pun akan meminta SDM-SDM yang sudah layak pakai dan siap untuk masuk dunia Industri,” pungkasnya. (can)      

Related posts

Leave a Comment