Antisipasi Lonjakan Harga Sembako, Warga Kompak Borong Kebutuhan Puasa

Karawang,KTD- Menjelang bulan suci Ramadhan harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Karawang mulai merangkak naik. Kenaikan cukup signifikan terjadi pada harga sembako jenis beras, telur, minyak goreng dan bawang putih yang melonjak hingga mencapai dua hingga tiga kali lipat. Selain itu pasokan yang terbatas membuat warga terpaksa melakukan aksi borong untuk kebutuhan puasa. Kenaikan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok ini terjadi sejak sepekan terakhir dibeberapa pasar tradisional diantaranya Pasar Johar dan Pasar Baru Karawang.

Kenaikan harga paling mencolok terjadi pada bawang putih yang mencapai dua kali lipat dari harga sebelumnya yakni dari 6000 rupiah perkilonya menjadi 12.000 ribu rupiah perkilonya. Seperti dikatakan Lia (30) salah satu pedagang menjelaskan, harga telur ayam merangkak naik.
“Dulunya perkilo Rp 18000 naik ke Rp 22000 kemudian terakhir ada di angka Rp 24000, kemudian gula pasir dan gula merah, minyak goreng pun mengalami kenaikan harga. Disusul bumbu-bumbu masak yang ikut mengalami kenaikan juga. Hampir semua kebutuhan pokok naik menjelang puasa ini,” jelasnya.
.
Menurut penuturanya, minimnya pasokan karena belum tibanya masa panen diduga menjadi biang keladipasar
kenaikan harga ini, padahal seiring dengan semakin dekatnya bulan puasa, permintaan dari pembeli justru terus meningkat. Selain bawang putih, kenaikan harga juga terjadi pada sembako jenis beras. Harga beras kualitas super kini telah mencapai 6300 rupiah perkilonya, naik 500 rupiah dari harga sebelumnya sebesar 5800 rupiah perkilonya.
Minyak goreng Rp 9500 menjadi Rp 11000. Kenaikan harga sembako ini memberatkan para konsumen, karena kenaikan tidak hanya satu jenis tetapi hampir semua jenis sembako. Menurut para ibu rumah tangga, kenaikan harga sembako di pasar tradisional di Karawang diduga dikarenakan tingginya permintaan konsumen menjelang sebelum puasa Ramadhan tahun ini.(may)

Related posts

Leave a Comment