Cellica Dituduh Lakukan Kebohongan Publik

kebohongan publik

Karawang,KTD- Mantan Bupati Karawang Dadang S Muchtar (Dasim), menuding Calon Bupati Incumbent, Cellica Nurachadiana secara terang-terangan melakukan kebohongan publik terkait kekayaan yang dilaporkan ke KPU Kararawang setelah sebelumnya diproses di LHKPN. Menurut Dasim, laporan  kekayaan yang dimiliki Cellica saat disampaikan beberapa hari lalu di KPU sebesar Rp37.993.410.640 patut dipertanyakan. Pasalnya tahun 2010 saat menjadi calon wakil bupati kekayaannya hanya Rp2,2 miliar.

“Saya tahu kekayaannya karena saya sudah pernah mau berpasangan dengan Cellica tahun 2010 lalu. Dia itu gak punya uang, hanya orang tuanya mau memberikan Rp10 miliar kalau berpasangan dengan saya saat itu,” kata Dasim.

Anggota Komisi II DPR RI ini menilai Cellica sebagai pemimpin tidak berlaku jujur. Ketika disinggung mengenai jawaban Cellica yang mengaku sudah kaya sebelum mencalonkan diri di Pilkada tahun 2010 lalu, Dasim dengan tegas mengatakan itu adalah kebohongan. Cellica dinilai tidak memberikan tauladan yang baik selaku Plt Bupati Karawang.

“Dia itu kan pemimpin seharus bisa menerangkan secara jujur dengan kekayaan yang dimilkinya. Saya mendukung jika penegak hukum mengusut soal ini, karena sudah menjadi opini publik di Karawang,” ujarnya tadi siang.

Ditempat terpisah, Cellica Nurrachadiana kembali menegaskan harta kekayaan yang dilaporkannya merupakan harta yang dipunyai sebelum menjabat wakil bupati. Bahkan dirinya bersumpah kalau tidak berbohong, karena hartanya memang sudah diverifikasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Demi Allah, saya tidak seperti itu. KPK itu lembaga resmi yang mengerti aturan-aturannya, tidak mungkin memverifikasi harta yang fiktif,” ujarnya saat ditemui setelah memenuhi panggilan Panwaslu Karawang,tadi pagi.

Cellica mengaku selama empat tahun menjabat wakil bupati mendampingi bupati Ade Swara tidak pernah mempunyai peran apapun, sehingga sangat tidak berkesempatan mempunyai tambahan harta kekayaan.

“Semua juga tahu, selama empat tahun jadi wakil bupati, saya kan tidak mempunyai peran apapun. Jadi 90% harta saya itu sebelum menjadi wakil bupati. Tanah dan sertifikatnya ada, tahunnya juga ada. Mobil ini aja juga dari orang tua saya,” tandasnya sambil menunjuk mobil Toyota Alphard-nya.

Atas kejadian ini, Cellica berharap kepada masyarakat agar tidak mudah tergiring opini terkait pemberitaan harta kekayaannya. Karena, kata dia, hal itu tidak sesuai dengan kenyataan yang ada pada dirinya. “Saya minta tidak usah tergiring opini yang miring. Silahkan dipikir secara logis saja. Percayakan sama KPK, itu kan lembaga resmi negara,” pungkasnya.(may)

Related posts

Leave a Comment