Waspada, LGBT Mulai Menyebar di Lingkungan Kampus dan Sekolah

LGBT SEKOLAH

 

 

Karawang, KTD- Aktifitas LGBT mulai merambah di lingkungan Kampus dan Sekolah di Karawang. Informasi tersebut dituturkan oleh Marisa (nama samaran), seorang mantan lesbi yang blak-blakan bercerita mengenai jaringan LGBT di lingkungan pendidikan. Ia mengungkapkan, sejak dari dulu LGBT telah masuk ke kampus. Dan kini, LGBT telah masuk ke sekolah-sekolah.

“Kalau LGBT masuk ke kampus sebenarnya sudah dari dulu. Sekarang ini LGBT sudah masuk ke sekolah-sekolah, banyak lesbi baru berusia pelajar SMP dan SMA,” ungkap Marisa, Jumat (26/2).

“Saya baru saja melepaskan kehidupan lesbi setahun terakhir. Hancur hidup saya jadi lesbi, saya baru sadar, menjadi lesbi sama saja keluar dari fitrah sebagai manusia dan menghancurkan hidup kita sendiri,” tambahnya.

Perlu diketahui, data tercatat sedikitnya 872 orang perilaku menyimpang dari kalangan pria atau yang biasa disebut gay, terpetakan di Karawang, bahkan 51 diantaranya merupakan penderita HIV AIDS.

“Selain gay, ada sedikitnya 8 waria yang juga terjangkit HIV di Karawang. Namun meski demikian jumlah gay yang terpetakan di Kabupaten Karawang, setiap bulannya mengalami peningkatan yang signifikan,” kata Staff KPAI Kabupaten Karawang, Yana Haryana.

Yana mengatakan pada bulan Januari 2016 ini saja, ada 4 orang gay, yang meminta pendampingan KPAI, karena telah terjangkit virus HIV AIDS.

“Mereka melapor karena sudah terkena HIV atau AIDS, tetapi yang kondisinya sehat banyak yang menutup diri kepada kami,” ucapnya.

Menurut Yana jaringan gay yang ada di Karawang cukup tertata rapih` Namun semakin menyebar setiap harinya, bahkan ada sedikitnya 42 tempat mereka nongkrong atau ngobrol-ngobrol di Kabupaten Karawang ini.

“Tempat nongkrong mereka diantaranya yang paling banyak didatangi adalah di sekitar lapangan Karang Pawitan, padahal itu di tengah kota, belum lagi di tempat-tempat lainnya, yang saya tidak bisa sebutkan satu persatu,” katanya.

Yana juga menambahkan dari 872 orang yang tercatat di KPAI penyuka sesama jenis ini, umurnya bervariasi, yaitu dari 20-40 tahun. Namun yang paling banyak justru pada usia produktif yaitu dibawah 30 tahun.

“Ada juga tahun lalu yang melapor ke kami berusia 18 tahun, tetapi dikarenakan dirinya terjangkit HIV AIDS,” katanya. (Myz)

 

Related posts

Leave a Comment