Tingginya UMK dan Harga Tanah tak Pengaruhi Minat Investasi di Karawang

kawasan

Karawang, KTD – Kendati Upah Minimum Kota (UMK) Karawang tercatat paling tinggi di Jawa Barat (Jabar), Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (BPMPT) Karawang, Okih Hermawan, S.Sos, MM, mengaku optimis tak akan jadi penyebab menurunnya minat investor untuk berinvestasi di Karawang.

“Rasanya ada pertimbangan lain, walau UMK lebih besar dibanding kota kabupaten lain di Jabar, Karawang memang masih diminati investor,”  ujarnya, kepada karawangtoday.com, Selasa (25/11/14).

Sebagai bukti, tambah Okih, mayoritas investor Jepang memanamkan investasinya di Karawang.

“Mulai dari perusahaan otomotif hingga bumbu masak,” ungkapnya.

Sehingga, kendati UMK di kota kabupaten lain lebih kecil dari Karawang, Okih optimis tak akan menggeser minat investor ke tempat lain. Kondisi demikian lantaran letak geografis Karawang yang menguntungkan.

Tidak itu saja. Harga tanah di Karawangpun lebih tinggi dibanding  kabupaten lain di Jabar. Namun nyatanya, minat investor membuka usaha di Karawang semakin tinggi.

Tingginya minat berinvestasi di Karawang akan semakin baik jika sarana dan prasana yang ada dapat ditingkatkan lagi. Sehingga akan memudahkan transportasi bagi produk yang dihasilkannya. (ega)

Category: Ekbis, KarawangTags:
No Response

Leave a reply "Tingginya UMK dan Harga Tanah tak Pengaruhi Minat Investasi di Karawang"