Perpecahan Golkar Semakin Menjadi

0 828

partai_golkar

Jakarta, KTD- Jalan islah yang ditempuh dua kubu atas perpecahan di internal Partai Golkar, menemui jalan buntu, bahkan perseteruas semakin menjadi.

Kubu Agung Laksono tak mau menarik gugatan di tengah upaya islah. Bahkan kubu Aburizal Bakrie pun membawa kasus dualisme Munas Golkar ke jalur hukum. Kini kedua kubu sudah pasrah menyerahkan penyelesaian kisruhnya ke pengadilan.

Selumnya banyak pihak yang menilai upaya perundingan islah yang dilakukan oleh 10 juru runding dari kedua kubu  tak akan mencapai titik temu. Dua kali pertemuan, hanya ada kesepakatan untuk cooling down alias tidak saling serang. Pada akhirnya kasus ini berujung ke pengadilan.

Diperkirakan  butuh waktu tak sampai 3 bulan sebelum pengadilan memutuskan Munas Golkar mana yang legal. Pengadilan Negeri Jakarta Barat akan memutus perkara gugatan itu dalam 60 hari sejak didaftarkan, yaitu pada 12 Januari 2015. Sedangkan kubu Agung telah lebih dulu menggugat Ical cs ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 5 Desember 2014.

"Dengan telah ditempuhnya jalur hukum terhadap kubu Ancol oleh ARB, maka menurut saya perundingan islah basa-basi itu tidak diperlukan lagi," kata Bendum Golkar hasil Munas Bali Bambang Soesatyo, Selasa (13/1/2015).

Menurutnya, gugatan terhadap kubu Agung adalah jalan terbaik untuk menyelesaikan konflik Golkar. Alasannya guna  lebih cepat akan berkepastian hukum. Juga untuk menghindari perpecahan dan mengakhiri kependudukan kantor DPP Partai Golkar oleh kelompok tertentu.

“Dan tindakan premanisme yang lebih luas lagi dengan saling mengancam, menyerang, dan menyakiti," ujar Bambang.(bbs)

Category: PolitikTags:
No Response

Leave a reply "Perpecahan Golkar Semakin Menjadi"