Polisi Usut Kasus Siswi SMK di Depok yang Dilacurkan

pelacuran

Jakarta, KTD-Polres Depok, seperti dikatakan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Martinus Sitompul,  akan mengusut  kasus dugaan pelacuran yang dilakukan oleh siswi SMK di Depok, walau orangtua korban tidak mau melaporkan. Sejumlah saksi akan diperiksa atas kasus ini.

"Polres Depok membuat LP model A untuk selanjutnya ditindaklanjuti pengusutannya," ujar Martinus kepada wartawan, Rabu (14/1/15).

Martinus mengatakan, penyidik akan mengusut para pelaku atas dugaan tindak pidana Pasal 88 UU No 35 Tahun 2014 perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Pihak-pihak yang berperkara seperti korban, saksi dan terduga pelaku akan dimintai keterangan.

Seorang siswi SMK di Depok rela menjual diri ke pria hidung belang hanya karena ingin mendapat tambahan uang jajan. Kepada polisi, siswi tersebut mengaku tidak mendapatkan paksaan dari teman sekelasnya yang menawarinya pekerjaan tersebut.

Adapun, teman korban yang juga satu kelas mengenalkan korban kepada seorang mami alias mucikari. Mami itulah yang kemudian menjual korban kepada laki-laki hidung belang untuk memuaskan nafsu birahinya.

Sekali kencan, korban diberi bayaran sebesar Rp 500 ribu. Uang tersebut kemudian dipotong komisi untuk sang mami Rp 100 ribu dan teman korban Rp 100 ribu. (bbs)

Category: HukrimTags:
No Response

Leave a reply "Polisi Usut Kasus Siswi SMK di Depok yang Dilacurkan"