Kemelut Pasar Baru Karawang Dibahas DPRD

0 942

pasar baru 2

Karawang,KTD- Para pedagang yang tergabung dalam Ikatan Pedagang Pasar Baru Karawang (IPPK), mengeluhkan dugaan rekayasa yang dilakukan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) Karawang, terkait renovasi Pasar Baru Karawang di ruang rapat I DPRD Karawang, Selasa (20/1/15).

“Tidak ada sosialisasi, tiba-tiba tempat mencari nafkah kami akan direnovasi,” ungkap Ketua IPPK, Asep Kurniawan.

Para pedagang, lanjut Asep, resah  akibat sikap pengembang yang disebut-sebut akan merenovasi pasar tersebut yang tanpa sosialisasi, tapi  sudah menyatakan harga kios Rp14 juta per meter. Juga terbilang banyak oknum LSM yang mulai lalu lalang ke lantai 2 Pasar Karawang untuk menaksir harga jual material  pasar yang akan dibongkar. Bahkan menyebut telah ada perintah untuk membongkar pasar.

“Tidak pakai etika. Belum apa-apa sudah begitu. Padahal  belum ada nota kesepahaman  atau MOU (memorandum of understanding). Kami para pedagang belum melihatnya,” ungkap Asep.

pasar baru-1

Para penghuni kios, tambah Asep, sejak tahun 2012 memang telah habis  izin kontraknya dengan Pemkab Karawang sebagai pemilik lahan, tapi hingga saat ini belum diperpanjang.

“Kami sempat mempertanyakan kepada Kadisperindag, Pak Hanafi, saat di mushola Pasar Karawang.  Saat itu Pak Hanafi menjawab  bukan wewenang dari Disperindag, melainkan dari BPMPT (Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu) Karawang. Namun saat ditanya ke BPMPT mereka menjawab harus ada disposisi dari Disperindag. Kan terlihat  lucu, bila para pemimpin mempunyai karakter seperti itu. Para pedagang selalu disudutkan dalam permasalahan ini. Kami merasa terdzolimi dengan adanya permohonan pembangunan Pasar Baru Karawang yang akan dilakukan oleh Pemkab,” ujar Asep.

Hearing bersama komisi B yang juga dihadiri  Wakil Ketua DPRD Karawang, Sri Rahayu Agustina tersebut selain dihadiri para pengurus IPPK, Ka Disperindag, perwakilan Dinas Cipta Karya juga dihadiri  Kadishub Karawang  dan berlangsung cukup alot.

Sri Rahayu Agustina akhirnya memerintahkan agar para anggota komisi B DPRD Karawang bisa turun ke lapangan guna mengetahui akar permasalahan yang sebenarnya.

“Jangan sampai para pedagang menjadi korban,” harap Sri. (may).

Category: Karawang, PeristiwaTags:

No Response

Leave a reply "Kemelut Pasar Baru Karawang Dibahas DPRD"