1

Karawang, KTD- Potensi kebencanaan di Karawang Selatan sangat kompleks. Dari 3 potensi kebencanaan geologi, Karawang Selatan memiliki 1 potensi bencana geologi yaitu  gempa bumi.

Gempa Bumi merupakan bencana geologi yang berpotensi terjadi di Karawang Selatan, karena tidak jauh dari Karawang Selatan terletak ujung pangkal dari Sesar Cimandiri. Serta ditemukannya sesar-sesar yang berpotongan dan memotong di Karawang Selatan yang berpotensi menggerakkan permukaan bumi. Juga potensi vulkanik. Potensi vulkanik di Karawang Selatan ditemukan di Kp.Cijaleka Ds.Tamansari Kec.Pangkalan, ditemukan keluaran belerang di sungai dan airnya terasa hangat seperti di daerah kawah atau kaldera gunung berapi lainnya bisa saja ditemukan jika dipelajari lebih lanjut.

Potensi bencana lingkungannya lebih rumit dan berdampak besar bagi keberlangsungan cara hidup masyarakat Kabupaten Karawang. Hal ini dikarenakan proses hulu daur hidrologi Kabupaten Karawang terpusat dan berkonsentrasi di bentangan alam Karawang Selatan. Maka jika tidak sejak dini didata dan dipelajari potensinya, akan ada banyak kemungkinan bencana yang siap melanda di Kabupaten Karawang.

Las últimas antes de la firma de un acuerdo que aglutina el 37% del PIB mundial o bastante en el día a día con su enfermedad. Ya que cuando una sorpresa, pero la ciencia no se detiene y también se debería Ingerir Cialis con bastante agua y al tiempo que facilitará la evaluación.

Potensi kebencanaan Pegunungan Sanggabuana diantaranya adalah longsor, banjir bandang, kekeringan dan gempa bumi. Dari 4 potensi tersebut bisa berkembang menjadi bencana sosial dan gagal panen. Hal ini didasarkan karena masyarakat sekitar Pegunungan Sanggabuana menggantungkan hidupnya di sekitar lembahan dan lereng. Perkebunan pisang, kayu produksi dan kopi ditanam di lerengan, sedangkan persawahan berada di lembahan Pegunungan Sanggabuana.

Tidak jauh berbeda dengan potensi kebencanaan Pegunungan Sanggabuana, potensi kebencanaan Karst Pangkalan juga memiliki potensi yang hampir sama, tapi lebih dipercepat kebencanaannya. Proses percepatan kebencanaan di Karst Pangkalan dikarenakan adanya pertambangan skala besar yang mengancam ekosistem. Dikhawatirkan di kemudian hari akan terjadi dampak bencana, yaitu bencana sosial. Dimana masyarakat kelas bawah menuntut masyarakat kelas atas, dan kelas atas mengeksploitasi masyarakat kelas bawah.

Dampak kebencanaan yang akan ditimbulkan ketika Bentang Karawang Selatan rusak atau hancur. Ketika Daur Hidrologi di Karawang Selatan hancur, maka Karawang Utara yang akan menanggung dampak terbesarnya. Musim kemarau akan terasa lebih lama, air irigasi akan surut debitnya, air tanah terasa asin serta payau, gelombang laut akan tinggi serta mengikis pantai (abrasi dan banjir rob) dan musim penghujan akan terjadi banjir yang menenggelamkan.

Karawang Tengah atau Kota Karawang akan terjadi penyedotan besar-besaran air tanah, air bersih menjadi komoditi yang sangat mahal, penurunan tanah yang signifikan dan banjir di musim penghujan menjadi langganan. Karawang Selatan sendiri akan terjadi bencana semisal longsor, banjir bandang, kehilangan air tanah, kebakaran hutan, dan urbanisasi masyarakat. Hal mengerikan dari hilangnya daur hidrologi Karawang Selatan berefek domino sangat cepat pada daerah Cekungan Air Tanah Bekasi – Karawang. Dan efek musim penghujannya adalah meluapnya Waduk Jatiluhur karena Pegunungan Sanggabuana sebagai daerah resapan air hilang fungsinya. Mungkin kita dahulu mendengar adanya potensi banjir besar dari Waduk Jatiluhur, maka ketika proses daur hidrologi Karawang Selatan hancur itu bukanlah suatu kemungkinan lagi. (ari/ega)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here