Jurnalis Karawang Kecam Peristiwa Penembakan Pemred Lampung

komisi D dan wartawan karawang

Karawang,KTD-Puluhan jurnalis Karawang melakukan aksi solidaritas mengecam peristiwa penembakan pemimpin redaksi (Pemred) salah satu media yang berada di Lampung, Jumat (30/1/15), sore.

Aksi yang dilangsungkan dihalaman kantor DPRD itu, sejumlah buruh tinta dari berbagai media secara bergantian melakukan orasi. Pasalnya, mereka menuntut peristiwa penembakan jurnalis di Lampung tidak terjadi di Pangkal Perjuangan.

Mereka yang mengelilingi kantor wakil rakyat dengan menggunakan megaphone yang disertakan tulisan ‘save jurnalis’ meminta Komisi D DPRD Karawang dapat menyampaikan kepada penegak hukum supaya jurnalis Karawang terdapat suatu perlindungan.

“Kami minta komisi D sebagai bidang pers supaya penegak hukum melindungi jurnalis Karawang. Kejadian penembakan di Lampung, jangan terjadi di Pangakal Perjuangan,” tegas Ketua Jurnalis Muda Karawang, Rosman Ochim Alazis disela-sela orasinya.

Ia menjelaskan, peritiwa menyakitkan bagi profesi jurnalis  pada 25 Januari 2015 pekan lalu.  Yang mana korban seorang jurnalis menderita luka tembak di rusuk kiri di bawah ketiak hingga tembus ke punggung.

“Jika pemerintah dikritisi hal yang wajar saja. Kalau tidak ingin dikritisi jangan jadi pejabat. Jurnalis bekerja pada Undang-Undang Pers No 40 Tahun 1999 sebagai sosial kontrol,” jelasnya.

Ketua Komisi D DPRD, Pendi Anwar yang menanggpi aksi solidaritas jurnalis mengaku perihatin atas peristiwa yang terjadi. Menurutnya, pers itu ialah suatu mitra pemerintah dalam bekerja. Apabila ada suatu kesalahan juga sudah dijelaskan dalam UU Pers ada hak jawab.

“Kami atas nama lembaga DPRD merasa prihatin dengan kejadian penembakan diluar sana. Kita lindungi awak media yang sedang menjalankan tugas dan fungsinya sebagai sosial control pemerintahan,” paparnya.

Pendi juga meminta penegak hukum dalam hal ini kepolisian supaya melindungi jurnalis. Terlebih menurut dia, jurnalis yang tengah menyoroti korupsi di kalangan pemerintah dapat dilindungi.

“Komisi D meminta pihak kepolisian supaya melindungi jurnalis. Apalagi jurnalis itu sedang fokus membongkar dugaan korupsi, sehingga perlu ada pengawasan dari penegak hukum,” pungkasnya. (may)

 

Category: Karawang, PeristiwaTags:
No Response

Leave a reply "Jurnalis Karawang Kecam Peristiwa Penembakan Pemred Lampung"