Program Pembinaan Tagana Karawang Tidak Tepat Sasaran?

tagana

Karawang,KTD - Anggaran murni Kabupaten Karawang tahun 2014 yang diperuntukan bagi program Pembinaan Taruna Siaga Bencana (Tagana) di kabupaten tersebut sebesar Rp 100 juta yang dikelola Dinas Sosial setempat, realisasinya dituding diselewangkan.

Dana yang dalam mata anggaran diperuntukan bagi pembinaan Tagana di Pulau Tidung Kepulauan Seribu selama dua hari satu malam itu, disebut-sebut  digunakan oleh staf dan keluarga Dinsos Karawang. Sementara para anggota Tagana, hanya segelintir orang yang ikut.

“Program tersebut realisasinya pada bulan Oktober 2014 kemarin. Dalam mata anggaran, dana untuk kegiatan itu sebesar Rp 100 juta. Dan itu, diperuntukkan bagi kegiatan pembinaan Tagana di Pulau Tidung Kepulauan Seribu. Tapi dalam prakteknya, kegiatan tersebut malah didominasi oleh staf beserta keluarga Dinsos Karawang,” ujar seorang anggota Tagana Karawang, yang namanya enggan dipublikasikan.

Dipaparkan dia, selain realisasinya tidak tepat sasaran, dalam kegiatan tersebut juga terjadi indikasi penggelembungan anggaran.

“Setahu saya, pihak Pulau Tidung mematok harga paket sebesar Rp 22 juta. Paket itu sudah include dengan penginapan, sarana dam fasilitas di sana, juga makan,” lanjutnya.

Mendapati tudingan itu, tentu saja pihak Dinsos Karawang tak terima. Kepala Dinsos Karawang, Rokhuyun yang ditemui di ruang kerjanya menyangkal kalau realisasi dari kegiatan itu diselewengkan oleh stafnya. Namun demikian, dirinya tidak mengetahui secara persis terkait pelaksanaan kegiatan di Pulau Tidung tersebut.

rochuyun

Kadinsos Karawang, Rochuyun

“Saya memang mengetahui soal adanya anggaran untuk kegiatan tersebut. Tapi secara teknis, terkait pelaksanaan di sana, saya tidak tahu. Coba langsung tanya Pak Supriatna, Kabid Penanggulangan Bencana. Beliau selaku Kuasa Pemegang Anggaran (KPA) atas kegiatan tersebut,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kabid Penanggulangan Bencana Dinsos Karawang, Supriatna, memaparkan, kabar dugaan penyelewengan realisasi dari kegiatan pembinaan Tagana di Pulau Tidung, tidak benar. Sebelumnya, pihaknya sudah mengundang para anggota aktif Tagana Kabupaten Karawang yang jumlahnya 40 orang untuk ikut dalam kegiatan tersebut.

“Namun, dari 40 anggota yang kami undang, hanya 15 orang yang hadir. Karena kami sudah membayar paket sebesar Rp 22 juta dari Pulau Tidung itu, akhirnya kami berangkat dengan 15 anggota Tagana plus staf Dinsos sepuluh orang. Total yang berangkat sebanyak 25 orang,” ucapnya.

Terkait besaran anggaran kegiatan itu yang mencapai Rp 100 juta, Supriatna membantahnya. Kata dia, total anggaran untuk kegiatan itu hanya Rp22 juta.

“Adapun total anggaran untuk kegiatan pembinaan Tagana di tahun 2014 sebesar Rp330 juta. Itu sudah include dengan seragam, sepatu, honor piket dan honor kegiatan selama setahun,” pungkasnya.(men)

Category: Karawang, PeristiwaTags:
No Response

Leave a reply "Program Pembinaan Tagana Karawang Tidak Tepat Sasaran?"