Bonus Untuk Penangkap Para Koruptor

0 727

bW

Jakarta,KTD- Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) non aktif, Bambang Widjojanto mengatakan perlu adanya revolusi mental dalam upaya pemberantasan korupsi. Salah satunya, memberi imbalan bonus 20 persen bagi pihak yang berjasa dalam mengungkap dan menangkap koruptor.

"Saya usulkan 20 persen dari nilai kerugian yang bisa didapatkan atau dikembalikan ke negara. Imbalan itu diberikan kepada orang yang berjasa dalam proses pengembalian uang hasil kejahatan korupsi itu," ujar Bambang, Rabu (18/3).

Publik dan masyarakat, kata dia, harus terus dilibatkan dalam mengawal upaya pemberantasan korupsi. Pemberantasan korupsi tidak akan dapat berhasil, kata BW, apabila tidak melibatkan partisipasi public dan masyarakat.

"Salah satunya adalah memberikan hadiah bagi yang berjasa. Bonus itu untuk mendorong kesadaran nurani dan akal sehatnya untuk bersama-sama melakukan pemberantasan korupsi," tambah pria asal Depok tersebut.

Selama ini, menurut Bambang, bonus bagi publik yang berpartisipasi dalam pemberantasan korupsi memang telah disebutkan dalam undang-undang. Namun menurut dia, bonus yang didapatkannya itu tak sebanding atas dengan bantuannya dalam mengungkap kasus kejahatan korupsi.

"Tetapi bonus yang diberikan kecil sekali," jelas dia. Bambang menegaskan, apabila bonus sebesar 20 persen itu betul-betul terealisasi, maka pelaksanaannya akan menjadi baik lagi.

Category: SorotanTags:
No Response

Leave a reply "Bonus Untuk Penangkap Para Koruptor"