PT. Tecnhopia Kena Sanksi Berat dari BPLH Karawang

bplh poto

Karawang,KTD- Kasus pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh PT. Tecnhopia Jakarta  di Jalan Raya Klari Karawang  telah sampai ke tahap selanjutnya, setelah sebelumnya  beberapa kali melalui tahap pengaduan, verifikasi pengaduan, rapat pembahasan, penerbitan sanksi adminitrasi, jangka waktu pelaksanaan sanksi dan Senin (30/3/15) verifikasi progres sanksi.

Rapat yang diadakan di Kantor Badan Pelindung Lingkungan Hidup ( BPLH ) Karawang, Jalan Tanjung Pura Raya,  dipimpin  oleh  Kepala BPLH  Karawang  Setya Dharma. SH. MM yang  dihadiri  Dwi Ulfa (Asisten manager  PT. Tecnhopia), H. Agustia Mulyana ( Kepala Desa Anggagita), Akang Muchtar ( Kasi Trantib Kecamatan Klari ) Natala Sumedha ( Ketua Komisi C  DPRD) dan sejumlah wartawan.

“ PT. Tecnhopia masih harus menyelesaikan semua permasalahan yang belum tuntas, diantaranya  membuat izin tempat penyimpanan limbah B3, menyimpan produk reject/gagal ke temapy penyimpanan limbah, membuat sarana pengelolahan air, memperbaiki cerobong boiler, karena semua perusahaan wajib memiliki pengelolahan limbah (rekanan) yang memiliki sertifikat,” ungkap Hj. Neneng Junengsih (Kabid Wasdal BPLH Karawang) ketika membeberkan  inti permasalahan dalam rapat tersebut.

Kepala BPLH Kabupaten Karawang, Setya Dharma.SH.MM , menerangkan, telah diambil keputusan bahwa BPLH Karawang telah menaikan sanksi kepada PT. Tecnhopia  yang semula mendapatkan sanksi adminitrasi tetapi kini telah mendapatkan  sanksi adminitrasi paksaan pemerintah. Bahkan  jika sampai tanggal 31 mei 2015 PT. Tecnhopia tidak melaksanakan untuk memperbaiki semua yang belum memenuhi standar BPLH, maka mau tidak mau BPLH akan memberikan sanksi  lebih berat, yakni  paksaan pencabutan izin usaha.

“Tentunya akan diputuskan oleh Plt Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana,” pungkasnya. (can)  

Category: Hukrim, KarawangTags:
No Response

Leave a reply "PT. Tecnhopia Kena Sanksi Berat dari BPLH Karawang"