Soal Pengeboran Air, BPMT Dorong Perusahaan Urus Izin Bawah Tanah

Karawang,KTD- Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (BPMPT) Karawang melalui sekertarisnya, Wawan, mendorong
agar perusahaan sesegera mungkin memiliki perizinan air bawah tanah, karena selama ini diketahui persoalan perizinan pengeboran pompa air di perusahaan disinyalir masih banyak yang belum memiliki izin.

"Sesuai prosedur, proses perizinan air bawah tanah harus diawali dengan melakukan permohonan ke provinsi. Kemudian direkomendasikan dari provinsi ke BPMPT Karawang untuk mengeluarkan perizinannya.Dan untuk pajak air bawah tanah yang menghitungnya adalah DPPKAD untuk masuk PAD Karawang," jelas Wawan saat menyampaikan materi dalam kegiatan sosialisasi bimbingan teknis, Selasa (9/6) di Rumah Makan Alam Sari.

Dikatakan Wawan, berbagai perizinan yang dilimpahkan ke BPMPT menjadi tugas besar bagi pihaknya untuk terus mensosialiasi soal perizinan itu. Terlebih, banyak dari berbagai elemen yang belum paham tentang proses pembuatan perizinan di BPMPT.

“ BPMPT melayani publik terkait perizinan, tentunya harus berdasarkan persyaratan yang berlaku,” ujarnya.

bimtek

Dijelaskannya, BPMPT melakukan pelayanan perizinan secara maksimal, tetapi apabila terdapat kekurangan persyaratan serta lainnya, permohonan perizinan tersebut tidak akan dilayani sebelum dilengkapi.

“Jika persyaratan lengkap, dalam jangka waktu 14 hari kerja juga pasti sudah ada hasilnya, karena dalam peraturannya seperti itu,” katanya.

Kegiatan sosialisasi bimtek yang digelar hari berturut–turut, Selasa-Rabu (9-10/6) bertujuan memberikan informasi bagi perusahaan, para pelaku usaha dan masyarakat, dengan tujuan memberikan pemahaman tentang pembuatan perizinan usaha.

“Sosialiasi ini dilakukan dua hari berturut-turut. Sebab, pelaku usaha di Karawang cukup banyak,serta tempatnya tidak memadai, sehingga kami membagi jadwalnya,” ucap Wawan.

(May)

Category: Karawang, Pemerintahan
No Response

Leave a reply "Soal Pengeboran Air, BPMT Dorong Perusahaan Urus Izin Bawah Tanah"