Kemarau Panjang Pasokan Listrik Jawa – Bali Dari PLTA Cirata Terancam Berhenti

cirata

KTD, Purwakarta- Musim kemarau yang melanda berbagai daerah di Indonesia, salah satunya di Purwakarta Jawa Barat akibat kemarau panjang membuat Pembangkit Listrik Tenaga Air Jawa Bali Cirata, terpaksa mengurangi operasional turbin pembangkit listrik tenaga airnya karena turunnya debit air di waduk cirata purwakarta jawa barat. Jika debit terus turun maka PLTA Cirata akan menghentikan operasionalnya guna mengantisipasi terjadinya black out atau pemadaman serentak.

Minimnya debit air yang masuk waduk Cirata di Purwakarta Jawa Barat akibat musim kemarau membuat pengelola pembangkit listrik tenaga air jawa bali cirata hanya mengoperasikan satu dari delapan turbin listrik yang dimiliki.

Satu turbin pembangkit listrik yang dioperasikan tersebut mampu melepaskan daya hingga seribu lima ratus Mega Watt, padahal jika musim hujan dan debit air waduk cirata tinggi biasanya delapan turbin dioperasikan secara bersamaan agar hasinya maksimal, untuk menyuplai kebutuhan listrik sejawa bali.

Menurut Wisrawan General Manager PLTA Cirata mengatakan meski hanya satu turbin yang beroperasi, namun tujuh turbin lainnya siap difungsikan jika terjadi black out atau pemadaman di wilayah jawa bali.

Sementara itu batas minimal tinggi permukaan air di waduk cirata berada pada level dua ratus lima diatas permukaan laut. sementara saat ini tinggi muka air waduk cirata masih pada level dua ratus tiga belas. Puncak kemarau diprediksi akan terjadi pada Oktober mendatang, dan jika tinggi muka air mendekati titik maksimal atau berada pada level dua ratus tujuh maka plta cirata akan berhenti beroperasi memberi pasokan listrik sejawa bali. (bro)

 

Category: Karawang, Nasional, SorotanTags:
No Response

Leave a reply "Kemarau Panjang Pasokan Listrik Jawa – Bali Dari PLTA Cirata Terancam Berhenti"