Ribuan Karyawan Di Industri Manufaktur Dan Otomotif Karawang Di PHK

images

KTD-Melemahnya rupiah terhadap dolar mulai berdampak di Kabupaten Karawang. Berdasarkan data Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), sudah ada 5 ribu karyawan yang dilaporkan telah di putus hubungan kerja (PHK). Ribuan karyawan itu, salah satunya bekerja di sektor industri otomotif dan manufaktur.

Ketua Apindo Jawa barat, Dedy Widjaja, mengatakan, 5 ribu pegawai yang dipecat di Karawang berasal dari beberapa sektor. Salah satunya, industri otomotif. Hal ini, disebabkan akibat rendahnya angka penjualan. Sehingga, berimbas pada penurunan biaya produksi hingga pemecatan.

Selain PHK, banyak juga laporan mengenai perusahaan yang mengurangi jam kerja, menghapus lembur, dan lainnya. Kondisi ini, sangat negatif. Jika tidak segera diperbaiki, akan terjadi PHK besar-besaran di akhir tahun ini. Bahkan, sebelum penentuan UMK untuk 2016, bisa menimbulkan masalah dengan kondisi ini. Sebab, akan banyak buruh yang diberhentikan terpaksa.

Tak hanya itu, isu pemecatan berkaitan dengan kepercayaan supplier, konsumen, maupun perbankan. Data resminya, biasanya akan terlihat di laporan BPJS Ketenagakerjaan yang dikeluarkan per semester.

Untuk mengatasi hal ini, salah satunya pemerintah harus segera memerbaiki ekonomi. Misalnya, dengan memercepat pencairan dana infrastruktur yang bersumber dari APBD/APBN. Karena dari catatannya, hingga kini penyerapan APBN baru 20 persen.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ahmad Suroto, mengatakan, pihaknya belum menerima laporan lengkap mengenai PHK terhadap 5 ribu karyawan tersebut. "Kami baru terima laporan, sudah ada 200 karyawan dari PT DNP dan PT Royal Standar, yang akan di PHK," ujarnya.

Akan tetapi, nasib 200 karyawan ini masih belum final. Karena, masih dalam tahap pembahasan. Sedangkan, yang 5.000 karyawan di pecat, laporannya belum sampai di meja nya. Instansinya akan melakukan mediasi bipartit antara pengusaha dan pekerja. Itupun, bila terjadi perselisihan di antara keduanya. Kemudian, pekerja yang telah dipecat itu, akan diberi pelatihan kewirausahaan. Supaya, mereka bisa berwirausaha untuk melanjutkan kehidupannya.

Category: Automotif, Disnakertrans, Ekbis, EkbisTags:
No Response

Leave a reply "Ribuan Karyawan Di Industri Manufaktur Dan Otomotif Karawang Di PHK"