Hadeuh…Masih Ada 63 Desa Kategori Miskin Di Kabupaten Karawang

kemiskinanKarawang,KTD - Sebanyak 63 desa di Kabupaten Karawang, berpotensi rawan pangan karena masuk kategori desa dengan angka kemiskinan tinggi. Sejumlah indikator seperti tingkat konsumsi makanan masyarakat di bawah 2.100 kalori per orang perhari, jarak ke layanan kesehatan dan pasar lebih dari 5 kilometer, termasuk persoalan ketersediaan pangan.

"Untuk total di Jawa Barat, desa yang masuk kategori kemiskinan tinggi mencapai 813 desa. Khusus di Karawang, ada 63 desa yang di kategorikan kemiskinan tinggi," kata Kepala Badan Ketahanan Pangan Daerah Jabar Dewi Sartika, di sela rapat koordinasi di Karawang, Kamis (13/8).

Ia mengatakan, data yang menjadi pegangan pengkategorian desa rawan pangan itu berasal dari Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) tahun 2011 oleh Badan Pusat Statistik. Pemerintah Kabupaten Karawang di harapkan memperhatikan cukup tingginya 53 desa yang berpotensi rawan pangan tersebut. Sebab jika dibiarkan akan berpengaruh kepada kualitas sumber daya manusia lokal Karawang.

Menurut Dewi, kondisi rawan pangan dan kemiskinan atau tingkat kesejahteraan masyarakat itu hampir sama dan tidak bisa dipisahkan. Sebab, masyarakat yang masuk kategori miskin cenderung rawan pangan.

Perumpamaannya,kata dia, jika belanja untuk kebutuhan pangan satu keluarga hanya mencapai Rp 100 ribu per bulan. Maka keluarga itu sudah masuk kategori rawan pangan.

Semakin tinggi belanja kebutuhan pangan satu keluarga, itu lebih bagus karena makanan bergizi dan beragam itu cukup baik untuk meningkatkan sumber dayamanusia.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah memiliki sejumlah program dalam menekan tingginya jumlah desa rawan pangan di wilayah Jawa Barat. Begitu juga dengan Pemkab Karawang diharapkan mempunyai program yang mampu mengurangi jumlah desa rawan pangan di daerahnya.(May)

Category: Daerah, Karawang, Kesehatan, Kesehatan, Masalah SosialTags:
No Response

Leave a reply "Hadeuh…Masih Ada 63 Desa Kategori Miskin Di Kabupaten Karawang"