Miing Bertekad Jadikan Karawang Sebagai Pusat Situs Sejarah dan Destinasi Wisata

2225268

KTD-Seperti tak mengenal lelah, Dedy S Gumelar atau yang akrab disapa Miing, salah satu bakal calon wakil bupati (bacawabup) yang akan bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Karawang terus melakukan road show.

Setelah sebelumnya melakukan prosesi upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke- 70 di rumah Sejarah Rengasdengklok, kali ini dirinya mengunjungi situs sejarah Candi Jiwa di Segaran, Batujaya, Rabu (19/8).

Dalam kesempatan tersebut, dirinya merasa kagum dengan keberadaan Candi Jiwa yang dinilainya berumur lebih tua dari pada situs sejarah yang ada di Trowulan, Mojokerto. Pasalnya, menurutnya mantan anggota Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, kebudayaan dan pariwisata ini, bentuk bangunan Candi Jiwa mirip dengan model stupa di Candi Borobudur. Sehingga, sangat dimungkinkan keberadaan Candi Jiwa jauh lebih dulu berada daripada Majapahit, yakni dikisaran abad VI-VII Masehi.

“Kami ingin melakukan penelitian, mengapa situs ini berada di Karawang dan baru ditemukan baru-baru ini. Situs ini dimungkinkan ada sebelum Tarumanegara, apalagi Majapahit,” ungkapnya.

Ditambahkan dia, dengan keberadaan Candi Jiwa, tentunya semakin menambah potensi pengembangan budaya dan pariwisata yang ada di Kota Pangkal Perjuangan. Sehingga, tak ayal lagi, tekadnya untuk menjadikan Karawang sebagai pusat pengkajian sejarah dan budaya semakin bulat. “Ini yang semakin memotivasi saya untuk mengembangkan potensi Karawang dari sisi kebudayaan dan sejarahnya. Kemarin, cagar budaya sejarah perjuangan kemerdekaan di rengasdengklok. Saat ini, kita punya Candi Jiwa yang keberadaannya pada zaman Budha,” jelasnya.

Bacawabup pasangan cabup H Akhmad Marjuki ini mengaku baru pertama kali berkunjung ke Candi Jiwa. Namun, meskipun baru sekali, dirinya berhasrat untuk mewujudkannya sebagai destinasi wisata. "Upami Allah marengkeun, salah satunya saya akan berkontrasi pada kebudayaan, karena ini salah satu kekayaan Karawang yang harus dipelihara. Pemerintah harus melakukan revitalisasi situs atau kawasan benda cagar budaya sehingga karawang bisa menjadi pusat destinasi wisata sejarah," tandas kader PDI Perjuangan ini.

Miing menambahkan, dengan kekayaan tersebut, seharusnya sudah menjadi kewajiban bagi masyarakat Karawang untuk bangga. Pasalnya, kebudayaan Karawang lebih komplek dibanding dengan kebudayaan yang lain.

Untuk itu, ia berkeinginan untuk merevitalisasi komplek candi tersebut. Pasalnya, saat ini komplek tersebut belum semuanya tereskapasi sehingga masih bercampur dengan komplek pertanian. "Jika mengacu kepada konvensi UNESCO, jika itu cagar budaya maka kegiatan militerpun harus dihentikan. Jadi sudah saatnya komplek tersebut direvitalisasi," tukasnya.

Selain itu, dengan direvitalisasinya komplek tersebut, akan memberikan dampak yang sangat besar bagi pengembangan komplek candi tersebut, sehingga masyarakat dunia menjadi tahu jika di Karawang memiliki komplek candi tertua. Sehingga, ketika masyarakat dunia tau, maka kesempatan untuk menjadikan Karawang sebagai pusat heritage atau pusat wisata kebudayaan akan sangat terbuka. "Itu yang menjadi cita - cita saya menjadikan Karawang sebagai pusat wisata kebudayaan," tukasnya.

Untuk itu, ia meminta dukungan kepada masyarakat Karawang agar revitalisasi komplek candi batujaya tersebut bisa terwujud. Sehingga, dengan terealisasinya rencana tersebut akan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. "Jika saya nanti dipercaya, saya ingin menjadikan komplek candi batujaya ini sebagai pusat kebudayaan, sehingga akan mampu mendongkrak ekonomi masyarakat sekitar," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Candi Jiwa belum sepenuhnya dikelola dengan baik oleh Pemkab Karawang. Meskipun Pemkab dalam beberapa tahun mengalokasikan anggaran untuk rehabilitasi maupun peningkatan fasilitasnya, masih saja belum mampu menarik kunjungan wisatawan. Terlebih lagi, beberapa kegiatan pembangunan fasilitas tersebut, ternyata tidak dibarengi dengan perbaikan akses masuk yang cukup memadai. Sehingga, sangat wajar apabila tingkat kunjungan wisatawan masih terbilang rendah.

Tak pelak lagi, sangat wajar apabila muncul lontaran dan keinginan Miing yang bertekad menjadikan Candi Jiwa sebagai destinasi wisata sejarah di Karawang. terlebih lagi, Candi Jiwa termasuk salah satu situs sejarah yang terbilang langka di nusantara, sebagai bukti peninggalan kejayaan dan karya cipta masyarakat Budha kala itu yang wajib dilestarikan.(may)

Category: Budaya, Budpar, Daerah, Karawang, Pilkada, PolitikTags:
No Response

Leave a reply "Miing Bertekad Jadikan Karawang Sebagai Pusat Situs Sejarah dan Destinasi Wisata"