Cabut Izin PT Pindo Deli 3 dan PT KPSS !

0 1026

2015-08-28 10.00.07

KTD-Pertumbuhan ekonomi daerah dengan cara membuka selebar-lebar nya investasi melalui sektor industri tidak semua nya lancar. Salah satu persoalan dari perusahaan industri yang sangat berpengaruh pada lingkungan dan masyarakat adalah limbah industri. Limbah Industri yang paling berbahaya bagi lingkungan dan warga adalah mengandung unsur toxinitas yang tinggi dalam limbah industri tersebut. Salah satu dampak limbah industri yang mempunyai tingkat toxinitas tinggi terjadi di Kabupaten Karawang tepat nya pada Desa Wanakerta Kec. Teluk Jambe Barat.

Hari Jumat (28/8) warga dari desa wanakerta menggelar unjuk rasa di depan kantor Bupati Karawang menuntut kepada pemerintah Daerah Kabupaten karawang untuk menindak tegas kepada 2 perusahaan di kabupaten Karawang yaitu PT. Pindo Deli 3 dan PT. KPSS berupa perbaikan pengolahan instalansi pengolahan limbah dan mencabut ijin lingkungan, karena telah melakukan pencemaran lingkungan terhadap kali cibeet yang mempunyai tingkat toxinitas yang melampaui batas kewajaran. "Demo ini pertama meminta kepada pemda kab karawang untuk menindak tegas kedua perusahaan yang di duga kuat melakukan pencemaran terhadap kali cibeet. Tindakan keras dari pemerintah bisa pertama memaksa kepada pihak perusahaan untuk mengolah instalansi pengolahan limbah, yang kedua Pemda pun bisa mencabut izin lingkungan. PT Pindo Deli 3 dan PT KPSS. Limbah beracun, toxin. Tingkat toxinitas nya sudah melampaui batas kewajaran. Dampak nya Anak-anak yang terbiasa bermain di kali". Ujar Penanggungjawab Aksi Warga Wanakerta Deden Nurdiansyah kepada karawangtoday.com.
Tambah Deden " Aksi ini merupakan aksi moral sehingga target aksi ini harus mendapatkan keputusan dari Pemerintah Daerah Karawang. Dan kami ingin melakukan mediasi langsung dengan Pemda Karawang dan dari ke 2 pihak Perusahaan"

Menurut tinjauan karawangtoday.com, perwakilan massa aksi dipersilahkan masuk ke dalam kantor pemerintah daerah untuk dilakukan mediasi. Forum mediasi tersebut di fasilitasi oleh Asisten Daerah (ASDA) 1 Pemkab Karawang Samsuri, Kabag BPLH Kab Karawang Setya Dharma, dan staff Pemda Karawang lainnya. Samsuri sebagai fasilitator forum mediasi Dalam forum mediasi tersebut mempersilahkan terlebih dahulu dari pihak warga desa wanakerta untuk menyampaikan tuntutan.

Menurut keterangan kepala desa wanakerta, kanta kurnia " kedatangan kami kemari sehubungan dengan terkenanya Dampak limbah PT Pindo Deli 3 di desa taman mekar. Dampak limbah perusahaan tersebut terkena ke desa wanakerta. apa yang tadinya kali cibeet bisa di pakai buat mandi, mencuci dan kadang-kadang bisa di pake untuk air minum. tapi sekarang pak jangan kan untuk air minum pakai mandi dan nyuci baju sudah tidak bisa di pake lagi sampai bau sangat menyesak sehingga hampir sesak nafas (asma). Kami dari pihak desa memohon bagaimana caranya air itu tidak bau dan kami mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. maka nya kami menuntut untuk dapat menghadirkan dari pihak perusahaan tersebut supaya jelas pertanggungjawaban dari perusahaan. karena perusahaan tersebut telah merugikan warga".

Selanjutnya ditanggapi oleh Kabag BPLH Karawang " Bahwa Kami baru menerima surat dari desa wanajaya kemaren, tadinya saya mau ke wanajaya tapi karena ada yang datang kesini maka saya disini. PT. Pindo Deli 3 ini sudah ditangani BPLH Provinsi dan Polda Jabar di tangani Serse Polda Jabar. Hari Selasa (1/9) atau Hari Kamis (3/9) PT Pindo Deli 3 dan BPLH Karawang akan diundang kesana untuk dilakukan sidang perkara.

Dari keterangan diatas maka Asisten Daerah Asda 1 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang angkat bicara " Kalau soal Kali cibeet ini memang merupakan suatu kebutuhan utama bagi warga sekitarnya. Dugaan pencemaran sudah bukan lagi masalah lokal, kabupaten tapi sudah level nasional, karena beberapa waktu yang lalu saya melihat ada warga taman mekar bahkan sampai lapor ke komnas perlindungan anak. ini sebagai suatu perhatian kita semua karena ini sebagai kewajiban pemerintah daerah. Betul tadi nanti kita coba mana yang jadi ranah pemda dan mana yang tadi ranah provinsi. kalau yang berkaitan dengan perusahaan kita coba nanti untuk memfasilitasi. Tapi kita tidak mau memfasilitasi dengan karena fasilitas menyediakan sarana air bersih tapi dia tetap tidak mengindahkan dampak limbah. karena nanti terjadi permakluman.

Dari tinjauan karawangtoday dalam forum mediasi tersebut tidak dihadiri oleh pihak perusahaan.(udi)

Category: BPLH Karawang, Daerah, Hukrim, Hukrim, Karawang, Lingkungan Hidup, Masalah SosialTags:
No Response

Leave a reply "Cabut Izin PT Pindo Deli 3 dan PT KPSS !"