Kontrol Pencemaran Udara, Karawang Butuh 3 ISPU

ispu

KTD-Kabupaten Karawang membutuhkan sedikitnya 3 alat instalasi standar pencemaran udara (ISPU) yang dipasang di setiap titik strategis. Alat ini mampu mendeteksi tingkat pencemaran udara yang di hasilkan masyarakat Karawang, terutama kalangan industri.

“Kita baru punya satu alat ISPUnya, yang ideal itu kita pasang 3 ISPU di kawasan industri dan daerah kemacetan,” kata Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Karawang, Setya Dharma, Kamis pagi (10/9).

Setya Dharma mengatakan, berdasarkan catatan yang dimiliki Direktorat Pengendalian Udara Sumber Tidak Bergerak, Kementerian Lingkungan Hidup, kualitas udara di Karawang sudah cukup rawan bagi penduduk sekitar. Sebagai kota industri, pencemaran udara cukup tinggi dan perlu dikendalikan pemerintah daerah.

“Makanya kita sedang mengupayakan pemasangan ISPU di kawasan industri untuk mengontrol seberapa besar tingkat pencemarannya. Saat kini kita hanya memiliki 1 ISPU yang kita pasang di pusat kota dan itu belum cukup untuk mengotrol kualitas udara secara keseluruhan.

Menurut Setya Dharma, standar yang ditentukan Kementrian lingkungan hidup, bagi kota industri minimal memiliki 3 alat ISPU yang dipasang disejumlah titik yang rawan pencemaran udara. Kabupaten karawang sedang berupaya agar 3 ISPU bisa terpasang segera.”Harganya lumayan mahal makanya kita tidak bisa buru-buru karena masih menunggu anggaran,”ungkapnya(may)

Category: BPLH Karawang, Daerah, Karawang, Kesehatan, Lingkungan Hidup, Masalah Sosial, Opini, Pelayanan Publik, Peristiwa, SorotanTags:
No Response

Leave a reply "Kontrol Pencemaran Udara, Karawang Butuh 3 ISPU"