BKD Akan Tindak Tegas PNS Karawang Yang Beriajazah Palsu

 

_IJAZAH-PALSU-1

KTD-Maraknya penggunaan ijazah palsu atau yang biasa disebut pada umumnya asli tapi palsu (Aspal) membuat kepala BKD,Haryanto angkat bicara dan mengatakan akan menindak tegas dan memberikan sanksi bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan pemerintahan Karawang yang berijasah palsu.

“Jika ada PNS yang masuk di pemerintahan kita dengan menggunakan ijazah palsu akan ditindak sangat tegas,” ujarnya saat setelah melakukan senam pagi,Jum'at(18/9).

Tindakan tegas menurut dia, bisa diusulkan yang bersangkutan untuk diberhentikan atau dalam bahasa kasar di pecat dari jabatannya, namun dengan bukti pasti menurut legalitas akademisi pegawai itu memang benar-benar menggunakan ijasah palsu saat lulus seleksi CPNS.

“Tapi kalau dia pernah kuliah di suatu kampus resmi, lalu belakangan kampusnya sudah tutup, itu kan lain lagi ceritanya,” tambah dia.

Sebab yang menurut dia seorang akademisi yang berijazah palsu itu tanpa pernah menempuh pendidikan di kampus tahu-tahunya menyandang gelar sarjana, baik S1, S2, dan S3, karena itu namanya sarjana abal-abal.

“Orang yang melakukan modus semacam ini memang harus ditindak, kalau perlu dipidanakan, karena melecehkan dunia pendidikan yang banyak orang harus menempuhnya dengan susah payah,” tuturnya.

Dia menyatakan sangat mendukung langkah Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristek) RI yang mengungkap kejahatan peredaran ijazah palsu di tingkat perguruan tinggi.

“Bahkan kita sangat menyambut baik  penelitian izajah palsu ini hingga kelingkungan pemerintah daerah (Pemda), termasuk di Pemda Karawang saat ini,” tegasnya.

Namun dibalik itu, Haryanto meyakini semua PNS di lingkungan pemerintahannya tidak mungkin ada yang masuk lewat izajah palsu, sebab sebelum mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sudah mendapat seleksi administrasi yang ketat melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat.

“Kan kalau mau masuk seleksi CPNS itu harus ada legalisir ijazahnya, dan nilai akademisinya, pastinya akan ketahuan izajah tidak benar,” ucapnya.

Untuk saat ini dari jumlah PNS. Yang sebanyak 6 ribu lebih  di lingkungan pemerintah daerah Karawang siap diperiksa ulang ijazah saat mereka telah menjadi PNS untuk memastikan tidak ada yang menggunakan ijazah palsu.(may)

Category: Daerah, Hukrim, Karawang, Pelayanan Publik, PendidikanTags:
No Response

Leave a reply "BKD Akan Tindak Tegas PNS Karawang Yang Beriajazah Palsu"