Ratusan Kemasan Kosmetik Palsu Dan Berbahaya Diamankan Polisi

IMG_5598

KTD- Polisi resor Karawang melalui satuan Reskrim mengungkap kasus pembuatan kosmetik palsu yang dilakukan oleh warga Indramayu berinisial DL, 24 tahun. Modus operandi tersangka yaitu memproduksi dan melakukan penjualan tanpa izin edar.

"Barang itu juga tidak dilengkapi dengan komposisi, tanggal kadaluwarsa, efek samping, netto dan aturan pakai," ungkap Kasatreskrim Polres Karawang, Ajun Komisaris Polisi Dony Satria Wicaksono, saat ekspos kepada awak media, kemarin.

Kasus ini terungkap ketika tiga petugas polisi sedang melakukan patroli di jalanan kampung Alang-alang Lanang, Desa Rawet, Kecamatan Cilamaya Wetan pada 4 September 2015. Petugas lalu menghentikan mobil Avanza berwarna hitam dengan nomor polisi B 1548 TRA karena terlihat mencurigakan.

Saat memeriksa mobil itu, petugas menemukan 320 dus, yang dalam 1 dusnya berisi 12 bungkus pemutih/kosmetik merek SP Super UV Whitening. Kelly Pearl Cream, dan Diamond Cream. "Barang itu siap diedarkan, saat diperiksa, petugas menduga barang itu ilegal. Karena tidak dilengkapi surat-surat," ungkap Dony.

Menurut Dony, tersangka sudah melakukan pemalsuan kosmetik sejak tahun 2011 dengan omzet 8 sampai 10 juta rupiah per hari. "Bahan disuplai dari Bekasi, dibuat di Karawang dan diedarkan ke toko-toko di Jakarta," tambahnya.

Setelah menangkap tersangka, petugas  melanjutkan pengembangan ke lokasi pabrik rumahan kosmetik ilegal milik DL di daerah Cilamaya. Dari pabrik rumahan itu, petugas mengamankan barang bukti berupa 5,5 kilo adonan Kelly, 2 karung plastik kemasan, dan sekarung hologram palsu.

Atas perbuatannya, tersangka diganjar Pasal 197 dan 106 Ayat 1 UU No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan terkait memproduksi farmasi tanpa izin edar. Ancamannya, penjara maksimal 15 tahun penjara.(may)

 

Category: Hukrim, KarawangTags:
No Response

Leave a reply "Ratusan Kemasan Kosmetik Palsu Dan Berbahaya Diamankan Polisi"