Cabup Saan Mustofa Terancam Didiskualifikasi

rakor pilkada

Karawang,KTD-Saan Mustofa terancam didiskualifikasi sebagai  Calon Bupati (Cabup) Karawang, jika sampai 24 Oktober ini tidak mengundurkan diri sebagai anggota DPR RI. Hal itu dikatakan Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Karawang,  Syarif Hidayat, disela-sela rapat koordinasi persiapan Pilkada yang antaralain dihadiri unsur Menkopolhukam,  Mayor Jendral TNI AD. Andri Sutarno.

Sementara itu atas kondisi itu, pihak Komisi Pemiliham Umum Daerah (KPUD) Karawang menyatakan  akan menunggu hingga batas akhir penyerahan berkas pada 24 Oktober mendatang. Namun, jika batas akhir Surat Keputusan (SK) pemberhentian Saan sebagai anggota DPR RI masih saja belum turun,maka terancam didiskualifikasi .

"Tinggal KPUD menunggu hingga batas akhir nanti. Jika lewat dari 24 Oktober,maka KPUD harus mendiskulifikasikan Saan sebagai calon," tambah Syarif.

Syarif Hidayat yang bertugas mengawasi dan mengecek berkas-berkas calon,dalam rapat tersebut mengungkapkan, calon wakil bupati pada Pilkada Karawang lainnya yang juga anggota DPRD Karawang asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ahamd Zamakhsayari, telah dilakukan Pergantian Antar Waktu (PAW).

"Kalau Jimmy (panggilan akrab Akhmad Zamakhsyari/red) sekarang  resmi sudah berhenti, berarti tinggal Saan Mustofa,"kata Syarif.

Akhmad Zamakhsyari melepaskan statusnya sebagai anggota DPRD Karawang ,setelah resmi dilakukan proses PAW.Itu artinya,syarat  percalonan dirinya sebagai calon wakil bupati sudah terpenuhi sebelum batas akhir pada 24 Oktober mendatang.

"Ini merupakan bentuk amanah konsitusi. Saya berhenti sesuai aturan,"ujar Ahmad Zamakhsari, di tempat terpisah.

Proses PAW  itu,  sudah sekian lama ditunggunya dan baru  akhirnya dapat  terealisasi .

“Saya dapat bernafas lega,karena syarat percalonnya sudah lengkap.Saya sudah resmi berhentidan sudah disaksikan oleh seluruh pejabat dan masyarakat,"pungkasnya.(may)

Category: Karawang, PolitikTags:

No Response

Leave a reply "Cabup Saan Mustofa Terancam Didiskualifikasi"