Siswa SMKN 1 Karawang Ciptakan Energi Listrik dari Sampah

sampah

 

 

Karawang, KTD- Sampah memang masih menjadi permasalahan besar di kota manapun, tak terkecuali di Kabupaten Karawang. Ini pula yang menjadi pemikiran serius sebagian pelajar di kota ini untuk menciptakan sebuah alat yang mampu melebur sampah sehingga menjadi sesuatu yang berguna untuk masyarakat.

Baru-baru ini misalnya, siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Karawang di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Agus Rukmawan M.Pd berhasil menciptakan sebuah alat yang mampu melebur sampah sehingga menghasilkan energi listrik hingga ratusan watt. Hasil karya siswa Karawang ini juga sempat dipamerkan dalam sebuah acara pameran siswa SMK tingkat Jawa Barat dalam ajang Epitech beberapa waktu lalu. Alat pembakar sampah yang bisa menghasilkan energi listrik buatan siswa SMKN 1 Karawang ini merupakan hasil adopsi dari Dinas Cipta Karya Karawang.

Namun begitu, dinas tersebut hanya berhasil menciptakan alat pembakar sampah saja dan tidak menghasilkan energi listrik.

"Saat akan mengikuti pameran Epitech, akhirnya siswa berinisiatif untuk memberi hal positif lain dari alat tersebut mengubah dari energi panas hasil pembakaran sampah sehingga menghasilkan listrik," ujar salah satu guru pembimbing yang juga menjadi Ketua Unit Produksi alat ini, Roi Supriadi S.Pd MT saat ditemui di kantornya belum lama ini.

Roi menjelaskan, cara kerja alat yang mereka anggap belum sepenuhnya sempurna ini yaitu dengan memanfaatkan energi panas hasil pembakaran sampah yang kemudian disimpan. Saat pembakaran sampah terjadi, karena ada campuran uap, diatas alat tersebut dipasang tirai air. Gunanya agar asap yang keluar tidak begitu hitam. Kemudian di bagian luar disimpan alat lain yaitu alat konversi dan teravo, serta beberapa alat lain untuk mengubah energi panas ini menjadi energi listrik berkekuatan 100 watt.

"Sebenarnya energi yang dihasilkan itu bisa lebih dari 100 watt, itu tergantung dari power inverternya," ujar Roi. Roi menambahkan, proses pengerjaan alat ini bisa dikerjakan selama satu bulan. Membutuhkan waktu yang lama, karena siswa mengerjakan alat tersebut saat usai jam pelajaran di kelas. "Semua yang mengerjakan itu siswa, mulai dari las dan hal lain pun dilakukan oleh siswa. Kalau kita hanya memberikan bimbingan dan arahan saja," katanya. Sementara itu, guru lainnya Syarif Hidayatullah S.Pd MM mengatakan, kedepan, pihak SMKN 1 Karawang akan terus mengembangkan alat ini menjadi lebih sempurna dan hemat biaya. Karena saat ini, pihak sekolah mampu membuat alat ini dengan spesefikasi harga cukup mahal yaitu di atas Rp 10 Juta per satu unit.

"Ya mudah-mudahan alat ini akan terus kita kembangkan, dan bisa diproduksi masal khusunya untuk bisa mengatasi permasalahan sampah di Kota Karawang," harapnya.(Panji)

Category: Karawang, Unik
No Response

Leave a reply "Siswa SMKN 1 Karawang Ciptakan Energi Listrik dari Sampah"