Jakarta Siapkan Kota Tua Jadi Nominasi UNESCO World Heritage Site

images

 

Jakarta, KTD- Kota Tua dinilai memiliki kriteria dan potensi yang layak disandingkan dengan situs lainnya. Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan PT Pembangunan Kota Tua Jakarta (JOTRC) dan Jakarta Endowment For Arts & Heritage mempersiapkan Kota Tua Jakarta untuk masuk dalam nominasi UNESCO World Heritage Site.
"Untuk dapat menjadi nominasi UNESCO World Heritage ini, Kota Tua Jakarta segera melakukan persiapan untuk memenuhi persyaratan yang ada di World Heritage Convention," kata project manager Amin Shabana dalam rilis yang diterima, Senin (26/5/2014).

Persyaratan utama yaitu Outstanding Universal Value di mana situs yang dicalonkan harus memiliki 3 hal. Yang pertama, harus memenuhi satu atau lebih kriteria dari World Heritage yaitu hasil pemikiran kreatif (human creative genius), akulturasi nilai (interchange of values), kesaksian tradisi budaya (testimony to cultural tradition - traditional human settlement), signifikansi pada sejarah (siginificance in human history), serta warisan universal (heritage associated with events of universal). Kedua, situs harus memenuhi syarat-syarat integritas dan keaslian yang relevan. Situs juga harus terbukti memenuhi syarat atas perlindungan dan pengelolaan.

Persiapan pertama adalah pembentukan tim yang akan melakukan kegiatan bersifat peningkatan sarana dan pra sarana, konservasi, preservasi, renovasi dan restorasi, adaptive reuse, serta aktifasi kreatif. Tim ini akan terdiri dari Pemprov DKI Jakarta, pemilik gedung, badan yang mengurus situs warisan nasional (national heritage agencies), komunitas lokal, kampus, peneliti arsitek, sejarawan, hingga swasta.

Berdasarkan data Pemprov DKI, ada 206 bangunan di Kota Tua. Sebanyak 4 bangunan (2%) adalah milik Pemprov DKI, 99 bangunan (48%) milik BUMN, dan 103 bangunan (50%) milik swasta dan masyarakat. Namun, sebagian besar gedung mengalami pelapukan sehingga harus direnovasi.

"Salah satu prioritas yang dilakukan yaitu mendukung renovasi bangunan cagar budaya yang saat ini kondisinya ada yang rusak, terbengkalai, dan kosong," kata Amin.

Persiapan nominasi Kota Tua Jakarta akan memakan waktu lebih dari 2 tahun. Sebelum masuk ke nominasi UNESCO, Kota Tua harus masuk ke national tentative list.

Saat ini, Indonesia baru memiliki 8 UNESCO World Heritage Site. Ada Candi Prambanan, Candi Borobudur, situs arkeologi Sangiran, dan sistem irigasi Subak yang masuk kategori budaya serta Taman Nasional Ujung Kulon, Lorentz National Park, Pulau Komodo, dan hutan hujan tropis di Sumatera di kategori alam. (bbs)

Category: BudparTags:
No Response

Leave a reply "Jakarta Siapkan Kota Tua Jadi Nominasi UNESCO World Heritage Site"