Kampung Budaya Jadi Tempat Favorit Muda Mudi Memadu Kasih

KAMBUD

Karawang,KTD-Terik matahari dan curah hujan pagi ini seakan menjadi saksi keindahan Kampung Budaya yang terletak di Desa Wadas Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang Barat. Areal kampung budaya yang berdiri tahun 2014 ini menjadi tempat yang nyaman untuk sekedar berteduh atau menikmati suasana sejuknya angin saat hujan turun.

Apalagi disekitar jalan  yang berada di tengah persawahan itu, terdapat beberapa rumah yang terbuat dari kayu dengan berbagai macam tanaman. Rupanya, kondisi nyaman dan strategis itulah yang akhirnya menjadikan Kampung Budaya tersohor di kalangan muda-mudi. Dari tingkat mahasiswa sampai pelajar. Dari yang hanya sekedar selfie-selfie menyalurkan hobby sampai berduaan memadu kasih layaknya tayangan-tayangan FTV.

Sangat disayangkan memang, kedatangan mereka tidak sejurus dengan marwah Kampung Budaya dimana sebelumnya tempat tersebut rencananya akan dijadikan wadah bagi para seniman dan budayawan Karawang dalam menyalurkan kreatifitas berkesenianya. Lambat laun karena kurangnya pengawasan dan tidak seriusnya pemerintah daerah dalam tahap pengelolaanya, Kampung Budaya akhirnya hanya menjadi tempat bertemunya sepasang muda mudi yang hanya berniat memadu kasih. Pemandangan seperti itu bagi sebagian warga atau pengunjung yang kebetulan lewat berlalu lalang adalah pemandangan biasa. Hanya terkadang menjadi lebih miris ketika beberapa pasangan muda mudi asyik mahsyuk menikmati getaran asmara disudut tempat yang dianggapnya aman untuk mencuri kesempatan berbuat asusila. Dibawah remang rembulan malam yang sedang cantik-cantiknya. Dunia serasa milik mereka berdua. Asoooyyyy.

Kondisi ini, tentu saja membuat penanggung jawab Kampung Budaya ini menjadi gerah. "Selain telah mengubah fungsi budaya, kerap kali lokasi ini menjadi sasaran bolos sekolah. Memang, banyak anak sekolah yang hanya datang untuk pacaran, bukan untuk belajar budaya seperti berlatih teater atau drama sekalipun,"ujar salah satu penanggung jawab Kampung Budaya, Nasa yang akrab disapa Black saat diwawancarai tadi pagi.

Dia mengaku, tak bisa banyak berbuat dengan ulah pelajar dan pasangan muda itu. Kerap kali, ia mengingatkan jika lokasi Kambud  ini bukan tempat kencan gratis melainkan tempat para wisatawan menikmati wisata budaya dan para pelajar yang benar-benar fokus mempelajari budaya seperti latihan teater dan drama.

Kendati telah banyak mengingatkan, masih saja ada pelajar yang memilih lokasi tersebut untuk tempat janjian. "Lihat saja, ada berapa pasang yang ada ruang rumah budaya  itu. Saya capek mengingatkan," keluhnya.

Menurut dia, banyaknya pelajar yang memanfaatkan lokasi tersebut,lantaran mereka sama sekali tak dipungut biaya untuk masuk lokasi. Apalagi, banyak tempat terpencil yang bisa meloloskan mereka dari pandangan pengunjung lainnya.

"Memang lokasinya luas, dan banyak pilihan tempat. Lagipula, lokasi pelataran kambud, jauh dari jalan, terangnya.

Kondisi ini kata Black, terjadi saat hari aktif sekolah. Sementara di hari libur, lokasi tersebut  memang menjadi jujugan para wisatawan sesungguhnya. Selain hari libur, lokasi kambud memang hanya dikunjungi segelintir pengunjung saja. Paling-paling, sehari hanya lima pengunjung, bebernya. (May/Panji)

Category: Budaya, Karawang, Seni dan Budaya
No Response

Leave a reply "Kampung Budaya Jadi Tempat Favorit Muda Mudi Memadu Kasih"