teteh celli
Karawang, KTD- Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Karawang, Dr.K.H Tajuddin Nur menganjurkan Bupati terpilih Karawang dr. Cellica Nurachadiana agar memperbaiki gaya berhijabnya. Hal ini dilakukan tidak lebih sebagai upaya perhatian MUI kepada calon pemimpin daerah untuk meningkatkan kualitas diri dan ketakwaanya sebagai seorang muslimah.
Tajudin menjelaskan, pada prinsipnya semua wanita muslim dalam hal berpakaian wajib menutup aurat. Menurutnya, Sah-sah saja jika gaya berhijab dikemas sesuai dengan perkembangan mode. Hanya saja, tetap mengikuti aturan berhijab sesuai syar’I, yaitu  menutup bagian-bagian tubuh  agar tidak terkesan sensual sehingga bisa mengundang syahwat.
‘Dibanding awal menjabat sebagai wakil bupati, gaya berhijab ibu Cellica saat ini sudah lumayan. Beliau memang public figure, jadi wajar jika ingin mengikuti perkembangan mode. Tapi yang perlu diingat, beliau ini kan seorang pemimpin. Gaya kepemimpinanya begitu mengena di hati masyarakat. Takutnya nanti banyak yang meniru. Jadi saran saya perbaiki gaya berhijabnya agar bisa menginspirasi wanita lain dalam berbusana,” ungkap Tajudin saat diwawancarai di Unsika, Sabtu (9/1).
Tajudin mengaku belum ada rencana membicarakan persoalan tersebut secara langsung kepada Cellica. Kemungkinan justru akan menyampaikanya dalam waktu dekat ke wakil Cellica, Akhmad Jamaksari (Kang Jimmy) yang notabene adalah lulusan salah satu pesantren tersohor di Jawa Barat.
“Kalau melihat background pendidikan Kang Jimmy kan dia lulusan pesantren. Jadi bisa saja nanti kami sowan kesana sambil membicarakan hal ini. Kang Jimmy bisa menyampaikan dari hati ke hati. Saya kira Bu Cellica tidak akan tersinggung. Beliau pasti akan menerima masukan ini. Kita doakan saja kepemimpinan Bu Cellica dan Kang Jimmy bisa membawa maslahat bagi masyarakat Karawang lima tahun ke depan,” tutupnya. (Nji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here