Tanggul Citarum Tiga Desa Sering Jebol, Diduga Akibat Penambangan Liar Batu Bata

 

PASIR

Karawang,KTD - Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Balai Perlindungan Bencana Daerah Kabupaten Karawang, Ade Rodiana menduga rusaknya tanggul sungai Citarum tiga desa di Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang diduga dilakukan oleh para penambang liar pengrajin batu bata.

"Tanah tanggul Citarum di Desa Telukbango, Desa Segaran dan Teluk Buyung ditambang warganya sendiri. Mayoritas warga disana memang berprofesi sebagai pengerajin batu bata," ungkap Ade,Selasa(2/2).

Ade membeberkan, penipisan dinding tanggul diduga akibat aktivitas tambang tanah merah yang sering dilakukan di tepi tanggul. "Saat saya mengunjungi wilayah itu, banyak lubang tanah di tepi tanggul Citarum. Hampir sekilo Padahal itu beresiko membuat tanggul jebol. Apalagi di musim hujan ini,"ujar dia.

Jarak pemukiman warga dari tepi tanggul Citarum itu kurang lebih 50 meter. Kata Ade, warga di tiga desa tersebut dikenal bandel. "Padahal hampir tiap tahun tanggul itu selalu jebol. Paling parah tahun 2013, ratusan rumah di tiga desa hancur diterjang air," bebernya.

Di musim hujan ini, tinggi muka air (TMA) Citarum mulai meninggi. Ade mendapat kabar dari Perum Jasa Tirta II, jika TMA sungai Citarum mencapai 94,57. "TMA Diprediksi akan terus meninggi, mengingat puncak musim hujan di Karawang dimulai bulan Februari," ucap dia. (May)

 

Category: Karawang, Peristiwa
No Response

Leave a reply "Tanggul Citarum Tiga Desa Sering Jebol, Diduga Akibat Penambangan Liar Batu Bata"