Kirab Budaya Cap Go Meh, Potensi Wisata Religi Kabupaten Karawang

 

 

gomeh

Karawang ,KTD- Suasana berbeda saat memasuki jalan Tuparev, Karawang layaknya berada di China Town. Itulah keadaan yang belakangan ini membuat Karawang menjadi lebih menarik akan toleransi antar umat beragama serta macam-macam suku yang hidup berdampingan. Hal ini mencerminkan tentang hadirnya Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika yang harus diamalkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Kabupaten Karawang.

Dikatakan Ketua Komisi C DPRD Karawang, Natala Sumedha yang juga keturunan etnis Tionghoa asli Karawang ini, "Adanya Pemasangan lampion itu adalah tindak lanjut dari komunikasi panitia Cap Go Meh pada saat tahun lalu dengan plt.Bupati saat itu. Dimana saat itu panitia Cap Go Meh termasuk saya didalamnya melakukan silaturahmi dengan beliau," ungkapnya tadi pagi.

Kemudian, lanjutnya, akhirnya sampai sekarang lampion tersebut dipasang kembali di langit  jalan Tuparev dalam rangka menyambut Imlek 2567 / 2016, yang rencananya akan dipasang hingga perayaan Cap Go Meh pada 28 februari 2016 mendatang. "Cap go meh di karawang akan dirayakan pada tgl 28 februari yang Ke-17 kalinya dalam 17 tahun berturut-turut dan akan dihadiri oleh tamu undangan dari berbagai daerah," kata Natala.

Ia menjelaskan, Acara Cap Go Meh adalah acara ruwat bumi dimana kami merayakan untuk mensyukuri apa yang telah kami nikmati dan bersyukur bahwasannya Kabupaten Karawang sebagai lumbung padi nasional dan para petaninya diberikan kemudahan dalam bercocok tanam. "Cap Go Meh kali ini juga dibarengi dengan kirab budaya, dimana Kami panitia ingin membantu pemerintah melestarikan sekaligus mengkolaborasikan dengan budaya yang telah ada. Karena budaya adalah salah satu cara menjaga toleransi beragama," beber Natala.

Selain itu, Kata Natala, Karawang itu sudah terkenal sebagai kota yg mencerminkan toleransi antar umat beragama. Pada tahun ini tetap mengusung thema yang intinya kolaborasi budaya. Oleh karenanya, kami mengundang tamu dari daerah lain, adapun dengan thema ayo datang ke karawang rasakan sendiri toleransi antar umat beragama di kota kamu. "Ini juga bagian dari peran serta kami meningkatkan kedatangan wisatawan lokal ke Karawang, sehingga dapat membantu meningkatkan wisata religi dan PAD karawang, terangnya.

Adapun, Natala menyebutkan, Tamu yang nanti akan hadir dari berbagai daerah seperti dari beberapa daerah yang ada di pulau jawa serta pontianak juga akan hadir di Karawang. "Di acara cap go meh yang ke-17 ini, kami berharap kedepan bisa di jadikan agenda wisata tahunan oleh pemerintah Kabupaten seperti halnya dibeberapa kota seperti Solo, pontianak dan kota-kota besar lainnya," pungkasnya. (may)

 

Category: Budaya, Karawang, Pariwisata
No Response

Leave a reply "Kirab Budaya Cap Go Meh, Potensi Wisata Religi Kabupaten Karawang"