BBWS Keluhkan Pembuatan Batu Bata di Area Tanggul Citarum

ui

Karawang,KTD-Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum  mengeluhkan adanya pembuatan batu bata dan pertanian menggunakan medan tanah tanggul. Pasalnya, hal tersebut dinilai akan mengubah fungsi tanggul yang diperuntukan menahan banjir.

Bagian Operasional BBWS Citarum, Yadi Mulyadi, menyebut tindakan yang dilakukan pihaknya akan percuma jika tanggul masih digunakan untuk membuat batu-bata dan bercocok tanam.

"Terkadang ketika kami sudah melakukan pengerukan dan pemadatan tanggul, masyarakat malah bertani di tanggul. Bahkan di daerah Batujaya, banyak masyarakat yang menggunakan tanggul untuk membuat batu bata,"ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karawang, Toto Suripto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tanggul sepanjang Sungai Citarum di Kecamatan Batujaya. Toto mengaku akan meminta pemkab segera mengumpulkan para pembuat batu batu di daerah tersebut.

Pasalnya, kegiatan tersebut dinilai membuat fungsi tanggul sungai hilang dan rawan jebol. Padahal rumah-rumah warga tepat berada di balik tanggul. Bahkan saat itu tanah tanggul terlihat retak-retak.

"Ini harus segera ditindak,"ujar Toto saat itu.

Sebelumnya, BBWS dicap sebagai lembaga yang paling sulit diajak koordinasi. Sebab, beberapa kali Pemkab melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melayangkan surat himbauan agar BBWS membenahi tanggul rawan jebol maupun pengerukan sungai, tak kunjung mendapat tanggapan.(May)

Category: Banjir, Bencana alam, Karawang, Peristiwa
No Response

Leave a reply "BBWS Keluhkan Pembuatan Batu Bata di Area Tanggul Citarum"