Mahasiswa Teknik Industri Diminta Persiapkan Diri Hadapi MEA

DSCN1167

Karawang, KTD- Ketua Umum Badan Kerja Sama Penyelenggara Pendidikan Tinggi Teknik Industri Indonesia (BKSTI) yang juga Dosen Teknik Industri ITB, Dr. Ari Samadhi, meminta kepada seluruh mahasiswa Teknik Industri untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin menghadapi persaingan global di era Masyarakat Ekonomi ASEAN yang sudah berlaku sejak akhir Desember 2015. Hal tersebut diutarakan Ari saat menjadi pembicara dalam acara Seminar Nasional Prospektif Lulusan Sarjana Teknik Industri yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang di Hotel Swiss Bellin kemarin.

“MEA ini bisa menjadi keuntungan dan juga tantangan bagi profesi teknik industri,” ujar Ari saat mengawali materi.

Ari mengatakan, profesi teknik industri bisa kerja pada sektor industri apapun termasuk di bank dan di healthcare. Pasalnya, pekerjaan utama teknik industri adalah meningkatkan produktivitas melalui pengelolaan manusia, perancangan organisasi dan pemanfaatan teknologi. “Berbeda dengan disiplin teknik yang lain, teknik industri  tidak terspesialisasi pada bidang industri tertentu,” katanya.

Menurut Ari, sekarang ASEAN menjadi satu wilayah kesatuan ekonomi yang berarti menjadi pasar dengan ukuran besar, sumber daya alam yang melimpah dan berbagai peluang investasi. MEA harus dijadikan peluang bagi Indonesia untuk membangun industri yang juga bisa menjadi basis produksi kawasan serta mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul.

“Harus disiapkan tenaga kerja yang mempunyai mutu baik melalui sistem pendidikan dan pelatihan yang ada,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor UBP Karawang, Dr. Dedi Mulyadi, mengatakan, diselenggarakannya seminar nasional ini sebagai ajang melatih soft skill mahasiswa untuk bisa menyelenggarakan event berskala nasional. Selain itu, kata dia, seminar itu akan memberikan gambaran tentang prospektif lulusan sarjana teknik industri dan mempersiapkan lulusan sarjana teknik industri agar dapat bersaing dan berkontribusi banyak, baik di tingkat regional, nasional dan internasional.

“Seminar nasional ini juga akan mengubah mindset mahasiswa bahwa industri itu tidak hanya pabrik dan tidak harus lulusan teknik industri menjadi pegawai pabrik,” pungkasnya.

Diketahui, Seminar Nasional Prospektif Lulusan Sarjana Teknik Industri dihadiri lebih dari 400 mahasiswa dari berbagai daerah di Jawa Barat, seperti Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Purwakarta dan Bandung.

Acara tersebut diisi oleh narasumber yang berasal dari akademisi, praktisi industri dan perwakilan Asosiasi Pengusaha Indonesia cabang Karawang juga turut hadir Kepala Disnakertrans Kabupaten Karawang, Suroto.(Myz)

Category: Karawang, Pendidikan
No Response

Leave a reply "Mahasiswa Teknik Industri Diminta Persiapkan Diri Hadapi MEA"