Guru Kesenian Banyak yang Tidak Tepat dengan Bidangnya

drama

Karawang, KTD- Banyak sekolah yang memiliki guru kesenian yang tidak tepat dengan bidangnya. Padahal pembelajaran kesenian memiliki manfaat yang sangat baik bagi karakter anak. Hal tersebut disampaikan salah satu budayawan Karawang, Abah Sarjang saat menjadi juri dalam kegiatan Festival dan Lomba Seni Sastra Nasional tingkat SMP se- Kabupaten Karawang, Selasa (19/4) kemarin.

Abah Sarjang menganggap, sekolah nampaknya kurang menghargai guru kesenian dalam bidangnya. Itu bisa terlihat dari banyaknya guru kesenian di sekolah yang tidak sesuai bidang ampunya.

“Misal, ada guru matematika yang mengurus kesenian di sekolah,” kata Abah Sarjang.

Abah Sarjang menerangkan, pembelajaran kesenian seperti teater atau drama bisa menumbuhkan sikap kerja sama yang baik antar teman. Rasa toleransi dan kesabaran dapat tertanam melalui kesenian ini. Karena itu, pembelajaran seni seharusnya dilakukan oleh pihak-pihak yang paham atas bidangnya.

Saat ini, menurut Abah, teater atau drama sudah memiliki banyak peminat dari masyarakat Indonesia. Hanya saja terhambat pada aspek sosialisasinya ke masyarakat. Oleh sebab itu, hanya pihak-pihak tertentu yang menyukai seni teater drama di Indonesia sejauh ini.

Untuk menguatkan minat seni teater drama, Endang berpendapat, salah satu penanamannya memang perlu dilakukan di sekolah. Kegiatan ini bisa dilakukan melalui ranah ekstrakurikuler di sekolah. Namun sayanganya tidak semua sekolah memiliki kegiatan tambahan tersebut. (Myz)

 

Category: Karawang, Pendidikan
No Response

Leave a reply "Guru Kesenian Banyak yang Tidak Tepat dengan Bidangnya"