Tidak Ikuti UN 2016, 45 Pelajar SMK di Karawang Hamil Di Luar Nikah

hamil

Karawang, KTD- Fakta terbaru seputar pelaksanaan Ujian Nasional 2016 di Karawang terungkap. Setidaknya, sebanyak 45 kasus pernikahan dini dialami oleh para pelajar SMK di Karawang jelang UN beberapa waktu lalu. Ke-45 siswa yang sebagian besar merupakan pelajar SMK di Rengasdengklok ini terpaksa tidak mengikuti UN.

“Kasusnya karena hamil di luar nikah,” ungkap Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Kabid Dikmen) Disdikpora Karawang, Nandang Mulyana, Selasa (10/5) siang.

Nandang mengaku peristiwa pernikahan dini yang dialami para pelajar jelang UN memang sering terjadi. Hanya saja, kata Nandang, pihaknya tidak bisa memaksakan kehendak apakah pelajar bersangkutan tetap mau mengikuti UN atau tidak.

“Kami tidak pernah menutup kesempatan bagi siapapun juga untuk mengikuti UN. Mungkin mereka tidak jadi ikut karena beban moral,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya pun tidak pernah melarang bagi siapa saja yang masih ingin tetap melanjutkan sekolah sekalipun jika ditemukan siswi yang hamil, karena secara fundamental, Ia menyatakan pendidikan adalah hak setiap warga Negara Indonesia.

“Tapi kebanyakan yang seperti itu tidak mau lanjut sekolah karena malu,” tambahnya.

Sementara untuk tingkat SMA, sebanyak 18 pelajar tidak mengikuti UN. Alasan yang paling mendasar adalah rendahnya kesadaran masyarakat dalam menuntaskan jenjang pendidikan. (Panji)

Category: Karawang, Pendidikan
No Response

Leave a reply "Tidak Ikuti UN 2016, 45 Pelajar SMK di Karawang Hamil Di Luar Nikah"