Pernikahan di Karawang Didominasi Usia 18 Tahun, BKBPP : Nikah Muda Rawan Perceraian

 

Menikah-Muda

Karawang, KTD- Data dari Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) menyebut, rata-rata usia pernikahan di Kabupaten Karawang didominasi usia 18 tahun. Artinya angka pernikahan ini terjadi pada tingkatan pelajar dan remaja yang baru lulus sekolah.

"Seharusnya usia ideal menikah wanita itu usia 20 tahun, pria 25 tahun," ungkap Sekertaris BKBPP Karawang, Sofiah S.H, Selasa (31/5).

Sofiah menilai, menikah di usia muda bukan sebuah solusi terbaik bagi setiap pasangan. Pemicunya jelas karena belum stabilnya mental menghadapi persoalan rumah tangga, yang sewaktu-waktu, persoalan tersebut bisa memicu timbulnya perceraian. Selain itu, rentan terhadap kesehatan produksi, khususnya dari pihak wanita.

“Ya karena masih sama sama muda. Masih sama sama labil. Pernikahan yang rentan terhadap perceraian,” katanya.

Di tempat terpisah, Humas Pengadilan Agama Karawang, Jajang Suherman mengungkap, selama tahun 2015, ada 43 permohonan dispensasi pasangan untuk dinikahkan meski masih dibawah umur.

Melihat fenomena pernikahan dini, Jajang berharap hal ini menjadi perhatian serius semua pihak termasuk keluarga dan pemerintah, karena jika dibiarkan akan berdampak terhadap kehidupan sosial.

Jajang mengingatkan, pernikahan dini jangan dijadikan solusi bagi para abg karena sangat rentan terhadap perceraian. Pasalnya jika dilakukan pembiaran, maka akan banyak lagi pernikahan-pernikahan serupa yang dilakukan pasangan dibawah umur.

“Nanti dampak terburuknya perceraian. Anak yang jadi korban,” pungkasnya. (Panji)

 

Category: BKBPP Karawang, KarawangTags:
No Response

Leave a reply "Pernikahan di Karawang Didominasi Usia 18 Tahun, BKBPP : Nikah Muda Rawan Perceraian"