Sejumlah Lapak Tambal Ban Beroperasi, Jalan Pintu Masuk Tol Karawang Timur Kembali Kumuh

Penertiban oleh Satpol-PP terhadap lapak liar di jalan pintu masuk Tol Karawang Timur beberapa waktu lalu dinilai sia-sia.

Penertiban oleh Satpol-PP terhadap lapak liar di jalan pintu masuk Tol Karawang Timur beberapa waktu lalu dinilai sia-sia.

Karawang, KTD- Area disepanjang jalan pintu masuk tol Karawang Timur kembali kumuh menyusul adanya sejumlah lapak tambal ban yang menjamur di area tersebut. Padahal beberapa waktu lalu, di tempat yang sama, telah dilakukan penertiban terhadap bangunan liar di area terlarang Jalan Raya Tol Karawang Timur, Desa Anggadita, Kecamatan Klari, yang dijadikan  lokasi penghijauan oleh Pemerintah Daerah, salah satunya menyidak para pemilik tambal ban untuk tidak membuka usaha disepanjang jalan raya Tol Karawang Timur karena akan dijadikan sebagai lokasi penghijauan. Namun sayang, pasca sidak tersebut ternyata tidak dilanjutkan dengan pengawasan. Sehingga lapak lapak tambal ban pun kembali bermunculan disepanjang jalan raya tersebut.

Kades Anggadita H. Agustia Mulyana, sempat mengatakan dalam rapat Minggon, sidak Pemerintah Daerah disepanjang jalan raya Tol Karawang Timur, yang direncanakan  untuk dijadikannya sebagai wilayah penghijauan dianggap gagal.

“Saya rasa usaha pemkab Karawang untuk menertibkan para pemilik usaha tambal ban yang dulu sempat dibongkar bisa dinilai gagal, karena sekarang pun sudah kembali lagi berdiri puluhan tambal ban diwilayah itu,” ungkapnya belum lama ini.

Senada dengan Kades Agustia, Camat Klari, Mamat Rahmat menyatakan meskipun area itu sempat dibersihkan, tapi saat ini mulai kembali berjejer para PKL usaha tambal ban, yang  mengganggu keindahan kota.

“Kini mulai kembali berdiri bengkel-bengkel tambal ban di Jalan Raya Karawang timur. Padahal dulu sempat dilakukan sidak oleh Pemkab Karawang untuk dibersihkan,” terang camat.

Mamat menyinggung, Kasie Trantib Kecamatan Klari, dengan mengintrupsikan segera melakukan tindakan kepada pemilik usaha tambal ban yang saat ini sudah kembali menjamur. Hal itu sangat mengganggu keindahan wilayah karawang timur yang akan dijadikannya sebagai wilayah penghijauan.

“Untuk MP Kecamatan Klari, coba segera lakukan tindakan terhadap pemilik usaha tambal ban yang saat ini sudah mendirikan usaha diwilayah yang nantinya akan dijadikan sebagai wilayah ruang terbuka hijau,” pintanya.

Selain itu, sambung dia, mesti ratusan tanaman sudah ada di sepanjang jalan karawang timur hal itu, belum secara maksimal karena terganggu oleh keberadaan lapak lapak liar tersebut. “Satpol PP Kecamatan segera datangi lokasi, kalaupun bisa tongkrongi wilayah itu, agar lapak lapak liar tidak semakin menjamurnya," tandasnya. (Panji)

 

 

 

Category: Karawang, Peristiwa
No Response

Leave a reply "Sejumlah Lapak Tambal Ban Beroperasi, Jalan Pintu Masuk Tol Karawang Timur Kembali Kumuh"