150 Kepala Keluarga Korban Abrasi Cemarajaya Direlokasi ke Lahan Baru

banjir rob

Karawang, KTD- Sebanyak 150 Kepala Keluarga (KK) dari jumlah 262 KK yang kena dampak abrasi di desa ini akan direlokasi ke lahan baru. Sebab, abrasi yang telah menggerus sepadan pantai menyebabkan tidak ada jarak lagi antara ombak laut dengan rumah warga. Hal itu disampaikan Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana saat meninjau abrasi Dusun Pisangan, Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya.

“Dalam lima tahun terakhir ini, sudah puluhan rumah  lenyap setelah ambruk diterjang ombak secara terus menerus, ditambah banjir rob yang datang hampir tiap tahun,” ujar Bupati Cellica.

Kunjungan Cellica ini dilakukan setelah terjadi banjir rob di dusun ini pekan lalu, ketinggian banjir akibat air laut pasang ini sedalam 1 hingga 2 meter, banjir ini melanda sekitar empat hari, setiap malam. Namun begitu, sejumlah warga memilih bertahan di rumah dan tidak mengungsi.

Sementara itu untuk membangun pemecah ombak sepanjang 500 meter di pantai yang terkena abrasi, ungkapnya, Pemkab Karawang  menganggarkan Rp 6,8 milyar.

"Kalau dihitung-hitung (penanganan abrasi, red) bisa menghabiskan Rp 100 milyar. Ini (Rp 6,8 milyar, red) untuk mengantisipasi bencana yang terjadi saat ini," jelasnya.

Mulai bulan depan, kata Cellica, akan dilakukan tender pengerjaan pemecah gelombang ini. Dia berharap, tahun mendatang kerusakan pantai ini bisa diperbaiki, sehingga menjadi lokasi menarik untuk obyek wisata pantai.

"Ke depan kita harap ini menjadi tempat wisata, tetapi sementara ini kita berupaya menangani abrasi," ujarnya.

Diakuinya, pembangunan di Karawang masih banyak, diantaranya perbaikan infrastruktur jalan yang juga menjadi prioritas utama. Dengan begitu, sementara ini Pemkab Karawang akan bertahap mengucurkan anggaran penanganan abrasi di Cemarajaya. (Panji)

 

 

Category: Karawang, Peristiwa
No Response

Leave a reply "150 Kepala Keluarga Korban Abrasi Cemarajaya Direlokasi ke Lahan Baru"