Lomba Makan Kerupuk, Sindiran Masyarakat Indonesia di Masa Penjajahan

 

krupuk

Karawang, KTD- Berbagai macam perlombaan dalam perayaan HUT RI ternyata menyimpan banyak sisi sejarah yang tak diketahui banyak orang. Lomba makan kerupuk yang selalu menjadi lomba favorit bagi para peserta lomba agustusan, ternyata memiliki nilai historis yang sangat tinggi.

Salah satu guru sejarah di SMAN 3 Karawang, Indah Megawati mengungkapkan, lomba makan kerupuk dulunya merupakan bentuk sindiran masyarakat Indonesia di masa penjajahan. Pada masa itu, ungkap Indah, kemiskinan begitu menjangkiti masyarakat Indonesia sehingga untuk mendapatkan makan saja kesulitan.

“Dulu untuk mendapatkan makan enak, masyarakat Indonesia begitu kesulitan. Bisa makan kerupuk saja itu sudah bersyukur,” ungkapnya, Kamis (18/8).

Untuk menggambarkan keadaan tersebut, kata Indah, setiap perayaan hari kemerdekaan, masyarakat membuat kegiatan lomba makan kerupuk.

“Orang-orang yang makan kerupuk di lomba agustusan sering kesusahan karena kerupuk digantung dengan tali. Itu maksudnya gambaran keprihatinan keadaan masyarakat terdahulu. Mau makan kerupuk saja susahnya minta ampun,” kata lulusan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) ini. (Panji)

 

 

Category: Karawang, Peristiwa
No Response

Leave a reply "Lomba Makan Kerupuk, Sindiran Masyarakat Indonesia di Masa Penjajahan"