Kesulitan Ekonomi Jadi Salah Satu Penyebab Terjadinya KDRT

kdrt1

 

 

Karawang, KTD- Guna pencegahan tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak baik di lingkungan keluarga maupun lingkungan pergaulan. P2TP2A Kabupaten Karawang melaksanakan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Dan Trafiking bagi Tokoh Agama Se-Kabupaten Karawang beberapa waktu lalu.

Ketua P2TP2A, Hj. Imas Teddy Rusfendi menyampaikan, pemuka agama/penyuluh agama, merupakan sosok yang dekat dengan masyarakat, yang selalu memberi nasehat, pengajaran tentang nilai-nilai kebaikan agar masyarakat dapat membentengi diri dari pengaruh-pengaruh yang dapat merusak tatanan keluarga.

“Kegiatan silaturahmi ini merupakan salah satu moment yang sangat penting untuk menjawab berbagai masalah yang sering terjadi saat ini, dimana pengaruh perkembangan teknologi, khususnya teknologi informasi sangat mempengaruhi pola pikir masyarakat terutama anak-anak,” kata Hj. Imas saat menyampaikan sambutan.

Lebih lanjut, Ketua P2TP2A mengatakan, banyak isu-isu terkait perempuan yang berpotensi terjadi kekerasan, yatitu latar belakang perekonomian masyarakat dibawah standar yang mendorong ketidak harmonisan keluarga akan tuntutan kebutuhan, keterbatasan lapangan pekerjaan sehinga tidak sedikit perempuan yang menjadi TKI ke luar negeri, mayoritas tingkat pendidikan dan keterampilan rendah, rendahnya tingkat keterlibatan perempuan dalam mengembangkan sumber daya alam, serta dominannya faktor laki-laki dalam semua sektor.

Oleh karena itu, sambungnya, diharapkan dengan adanya kegiatan ini, peran tokoh agama/penyuluh agama yang senantiasa mengajarkan pendidikan akhlak dan nilai-nilai agama, agar diarahkan dan dikaitkan pada hal-hal yang nyata yang sangat dibutuhkan oleh perempuan dan anak, terutama anak remaja dengan contoh-contoh sikap terpuji, baik di dalam keluarga maupun lingkungan pergaulan masyarakat, sehingga tidak terjadi tindakan kekerasan yang merusakn keharmonisan keularga yakni tercegahnya KDRT dan Trafiking.

Terkahir Ketua P2TP2A Kabupaten Karawang menekankan bahwa, perlu ada komitmen bersama bahwa semua pihak terlibat untuk terus membantu menegakan rasa adil terhadap perempuan dan anak guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat, memperjuangkan hak-hak perempuan dan anak-anak sebagai asset masa depan, apalagi saat ini memasuki decade TRI END, yaitu akhiri kekerasan terhadap perempuan, akhiri perdagangan orang, dan akhiri kesenjangan ekonomi. (Panji/Hms)

Category: Hukrim, Karawang
No Response

Leave a reply "Kesulitan Ekonomi Jadi Salah Satu Penyebab Terjadinya KDRT"