“Hidup Adalah Perjuangan”, Antarkan Agus Jadi Kepsek SMP Berprestasi 2016

Agus Purwanto (kiri memakai baju korpri) saat menerima penghargaan sebagai Kepsek SMP terbaik ketiga tahun 2016.

Agus Purwanto (kiri memakai baju korpri) saat menerima penghargaan sebagai Kepsek SMP terbaik ketiga tahun 2016.

 

Karawang, KTD- “Hidup adalah perjuangan” begitulah kira-kira motto seorang Agus Purwanto S.TP yang di tahun 2016 lalu, berhasil mengantarkanya menjadi Kepala Sekolah (Kepsek) SMP berprestasi se-Kabupaten Karawang. Predikat tersebut baginya sangat membanggakan. Sebab, baru kali ini Kepsek sekolah swasta di Karawang ada yang masuk ke dalam kategori kepsek berprestasi.

“Ya ini catatan sejarah dalam dunia pendidikan di Karawang. Kepsek sekolah swasta bisa menjadi kepsek berprestasi,” aku Pria kelahiran Klaten, 1 Agustus 1978 ini saat diwawancarai di kantornya, Rabu (18/1) siang.

Predikat kepsek berprestasi disandangnya bukan tanpa alasan, sejak ditunjuk menjadi kepsek di SMP Budi Mulia tahun 2014, Agus begitu sapaanya, langsung melakukan inovasi di segala bidang. Salah satunya di bidang kelembagaan, yaitu penggunaan absen fingerprint, kemudian mulai diadakan chalenge guru teladan setiap sebulan sekali.

Dari segi akademik, ia munculkan bimbingan belajar di semester awal bagi kelas 9. Kemudian untuk segi kedisiplinan, pihak sekolah telah menjalin kerjasama dengan 305 untuk memberikan pelatihan untuk ekstrakulikuler (ekskul) PBB.

Inovasi bidang ekskul lainnya adalah ekskul futsal yang berhasil mempertahankan prestasi di berbagai macam ajang futsal. Pihak sekolah menyisir peserta didik baru untuk dilakukan seleksi para pemain futsal. Selain itu, dibawah komando Agus, sekolah juga melakukan inovasi membentuk ekskul robotic, ekskul yang biasanya dibentuk untuk kalangan siswa tingkat SMK.

Sebelum menjadi Kepsek penuh inovasi seperti sekarang ini, Agus ternyata pernah mengalami banyak kegagalan dalam kehidupanya. Prinsipnya yang ingin terus menerus belajar membentuknya sebagai pribadi yang kuat. Agus, dibesarkan oleh lingkungan keluarga yang sebagian besar pendidik. Namun, ia malah memilih mengambil jurusan teknologi pertanian di Universitas Widya Dharma Klaten.

Lulus tahun 2004, Agus langsung mendapat tugas mulia menjadi asisten laboratorium pertanian di kampusnya. Setelah memutuskan untuk berhenti, ia pun hijrah ke Karawang menyusul kedua orang tuanya.

“Waktu di Karawang sempat melamar ke beberapa perusahaan yang bergerak di bidang pertanian, tapi tidak ada yang diterima. Orang tua kebetulan menyarankan saya untuk melamar menjadi guru. Meski jurusan saya teknologi pertanian, saya juga mengusai pelajaran MIPA. Alhamdulillah tahun 2005 saya bisa mengabdi menjadi guru di SMP Budi Mulia. Sekarang sedang lanjut S2 MIPA di Universitas Indraprasta PGRI Jakarta,” tutupnya. (Panji)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Category: Karawang, Profil
No Response

Leave a reply "“Hidup Adalah Perjuangan”, Antarkan Agus Jadi Kepsek SMP Berprestasi 2016"