Disdik Ingatkan Tak Ada Perpeloncoan dalam MOS

Karawang, KTD- Masa Orientasi Siswa (MOS) atau yang sekarang diganti istilah menjadi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) diperbolehkan tetapi tidak boleh dalam bentuk perpeloncoan dan juga tidak boleh dalam bentuk fisik seperti kepang rambut yang berlebihan, membawa tas dari karung dan lainnya.

Kadisdikpora Kabupaten Karawang, H. Dadan Sugardan mengatakan MOS hanya untuk pembinaan mental dan spiritual dan penanaman budi pekerti. MOS berlangsung selama tiga hari.
Perlu diketahui, sejumlah sekolah di Kabupaten Karawang, Senin (17/7) pagi masuk pertama setelah libur panjang semesteran yang dilakukan oleh siswa – siswi dari SD, SMP, maupun SMA. Pada hari pertama masuk sekolah ini peserta didik baru menggelar MPLS disekolahnya.Tak pandang itu sejumlah sekolah negeri maupun swasta, semua menggunakan cara yang sama untuk mengenalkan almamater pada siswa barunnya serta dijadikan sebagai ajang untuk melatih ketahanan mental, disiplin dan mempererat tali persaudaraan antara siswa satu dengan yang lainnya.
Seperti halnya yang dilakukan oleh SMP N 1 Karawang Barat, dalam kegiatan MPLS ini, diikuti lebih dari 400 siswa. Sejak pagi hari, mereka tertib melaksanakan MPLS di sekolahnya.
“Dalam kegiatan MOS berlangsung selama tiga hari mulai dari pukul 07:00 – 12:30 Wib, selain kegiatan MOS hari ini juga sekaligus masuk pertama sekolah” ujar Kepala SMPN 1 Karawang Barat, Rukmana M.Pd.
Dengan adanya kegiatan MPLS semacam ini, lanjut dia, setiap tahunnya diharapkan semoga SMP 1  Karbar tetap menjadi sekolah favorit, juga tetap menjadi sekolah yang menjunjung tinggi toleransi antar warga sekolah terlebih antar siswa di lingkungan SMPN 1 Karbar," pungkasnya. (Panji)
Category: Karawang, Pendidikan
No Response

Leave a reply "Disdik Ingatkan Tak Ada Perpeloncoan dalam MOS"