Kepsek Galau, Banyak Oknum Recoki Pembangunan Anggaran DAK

Karawang, KTD- Sejumlah Kepala Sekolah (kepsek) kembali dihantui oleh banyaknya permasalahan yang dilakukan oleh para oknum LSM dan Wartawan. Pasalnya, pemberian Dana Alokasi Khusus ( DAK) yang dikucurkan guna penambahan Ruang Kelas Baru (RKB) dan rehab dengan Swakelola, malah berujung trauma dan khawatir, menyusul maraknya oknum wartawan dan oknum LSM yang merecoki proses pembangunan sampai pada intimidasi dan pemerasan.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga ( Kadisdikpora ) Karawang, H Dadan Sugardan mengaku, sejumlah Kepsek yang awalnya gembira menerima DAK, justru berujung keluhan selama proses pembangunan dengan swadaya. Menyusul, selama proses pembangunan, sejumlah Oknum datangi sekolah bahkan rumah Kepsek.
“Masih mending jika sopan dan pengawasannya dijaga, namun justru cenderung intimidasi dan mengklaim ada ketidak beresan proses hingga ancaman, bahkan yang lebih parah sampai dengan pemerasan,” kata Dadan.
Dadan menganggap tindakan tersebut sebuah preseden buruk bagi Kepsek lainnya yang justru ikut- ikutan cemas menerima bantuan DAK, padahal sebut Dadan, sekolah di karawang itu adalah penerima DAK terbanyak di Jawa Barat, seharusnya ini di apresiasi sebagai hasil kinerja Dinas dan semua pihak, namun sejumlah oknum justru membentur-benturkan dengan hukum, ancaman, intimadasi, dan pemerasan. Hanya satu kata, sebut Dadan, kepsek selama benar dan lurus, lawan dan jangan pernah takut menghadapi oknum tersebut.
" Kalau kita benar, jangan takut. Lawan saja oknum yang merecoki pembangunan sekolah," Ungkapnya.
Menurutnya, siapapun yang bertamu ke sekolah para Kepsek diharap untuk welcome dan menerimanya, selama sebut Dadan, si tamu menjaga kesopanan dan etikanya. Namun, jika merecoki dengan intimidasi dan ancaman, maka harus dilawan dengan prosedural.
“Semuanya harus ada pembuktian, artinya selama ada bukti yang lurus, kuat dan sesuai, ia arahkan agar para Kepsek tidak menghindar. Karena, jika ada yang mengulik- ngulik kesalahan yang seharusnya memang benar,” katanya lagi.
ia yakin Kejaksaan sekalipun tidak main- main dalam menerima laporan. Lebih jauhnya sebut Dadan, jika sampai ada pemerasan kepada para kepsek, langsung saja melapor ke Mapolsek setempat dan jangan sembarang kalah dengan memberikan uang.
"Kadang- kadang kok saya melihat lebih banyak intimmidasi dan ancaman, kalau sampai memeras, langsung lapor polisi saja," ujarnya. (Panji)
Category: Karawang, Peristiwa
No Response

Leave a reply "Kepsek Galau, Banyak Oknum Recoki Pembangunan Anggaran DAK"