Bila Malam Bertambah Malam Dibawa ke Jakarta

Karawang, KTD- Teater Lumbung Karawang ikut serta dalam Festival Teater Pelajar (FTP) se-Jakarta, Rabu (8/11) kemarin di Auditorium Gelanggang Remaja Jakarta Barat. Dalam Festival tersebut, Teater Lumbung  mementaskan naskah "Bila Malam Bertambah Malam" karya Putu Wijaya.
Sutradara Laboratorium Teater Lumbung, Hendra WP mentargetkan perlombaan kali ini, Teaternya bisa membawa pulang predikat sebagai Juara Umum. Target ini terkesan tidak muluk-muluk, sebab, proses latihan sudah dilakukan sejak 3 bulan lalu. Selain itu, naskah tersebut sebelumnya sudah dipentaskan di Ajang Festival Teater Remaja Nasional (FTRN) oleh Teater Satu Jam SMAN 1 Telukjambe Timur yang juga adalah anggota Laboratorium Teater Lumbung.
"Target utama tidak hanya itu. Terpenting, saya selaku sutradara dan pembina ingin menunjukan bukti bahwa Karawang ada. Teater Karawang harus mulai bersaing dengan teater pelajar Jakarta atau tingkat nasional," ungkap Hendra saat diwawancarai.
Sebagai Sutradara, Hendra sengaja mengangkat naskah "Bila Malam Bertambah Malam" karena isi dalam naskah tersebut sesuai dengan kondisi kehidupan bermasyarakat di Indonesia. Naskah ini, kata Hendri bertemakan tentang perbedaan sosial yang begitu mencolok di Bali. Namun, tema ini dikonsep menjadi lebih general
"Kita masih sering mendapati orang-orang dengan kasta terendah menjadi simbol sebuah penderitaan. Namun kadang, kita kadang tidak sepenuhnya menyadari bahwa orang orang kecil juga bisa menyadarkan orang orang kaya," katanya. (Panji)
Category: Budaya
No Response

Leave a reply "Bila Malam Bertambah Malam Dibawa ke Jakarta"