Belajar Drama Bahasa Sunda Ala Siswa SMAN 2 Telukjambe Timur

Karawang, KTD- Siswa kelas Bahasa SMAN 2 Telukjambe Timur Karawang terlihat antusias berlatih drama bahasa sunda, Selasa (23/1) siang. Dengan menggunakan satu ruang kelas, Yogi Nugraha, Fitria Eliastuti, Frida Riananda, Adelia Nilawati, Tri Hardiyanti, Muhammad Berlian, proses membaca naskah "Telaga Warna" berlangsung seru tapi serius. Sesekali salah satu siswa terlihat tidak bisa menahan tawa saat dialog yang diucapkan salah dan lupa. Atau kadang, mereka kebingungan mencari cara bagaimana membangun dan mempertahankan ekspresi, agar seusai dengan karakter yang mereka perankan masing-masing. Bloking dan komposisi para pemain diatas pentas sudah berusaha diatur sedemikian rupa. Tujuanya, agar ruang pementasan tidak ada yang kosong. Semua pemain bisa menempatkan posisinya masing-masing, sesuai dengan tuntutan peran.

"Susah susah gampang nih. Tapi latihan drama memang seru. Sayangnya waktu buat latihan relatif singkat. Besok kita sudah harus pentas karena ini tugas dari guru bahasa sunda," aku Frida Nanda saat diwawancarai.
Nanda mengaku, berlatih drama bisa menjadi salah satu solusi membuang kejenuhan siswa disela-sela pembelajaran akademik. Namun ia sadar, latihan drama membutuhkan waktu yang tidak singkat karena setahunya, ada tahap tahap yang harus dilalui sebelum naskah drama itu dipentaskan diatas panggung.
"Mungkin kalau waktunya bisa agak lama, kami bisa mempersiapkan latihan lebih matang. Tapi besok kita sudah siap buat nunjukin yang terbaik, meski kami sadar kemampuan bermain drama kami masih terbatas dan perlu banyak belajar lagi," katanya.
Siswa lainnya, Fitri menganggap pembelajaran melalui drama bahasa sunda sedikit ada kendala. Salah satunya dari segi kebahasaan. Ia mengaku meskipun sebagian besar anggotanya berasal dari Karawang, tapi tidak semuanya bisa lancar dan ngerti dialog sunda saat latihan.
"Ini sih sebenernya tantangan. Ternyata tidak gampang buat belajar bahasa daerah sendiri. Bahkan karena saking tidak ngertinya, kita sampai mencari transalate bahasa indonesianya. Tapi ini menarik buat kita. Keren pokoknya," ujarnya terkekeh.
Baik Nanda maupun Fitri atau anggota lainnya sepakat, mempelajari bahasa daerah bagi genenrasi muda itu sangat penting. Sebagai generasi penerus bangsa, mereka merasa bertanggung jawab untuk melestarikan bahasa tradisional.
"Ya hikmahnya lewat tugas drama ini kami jadi tertarik buat terus belajar bahasa sunda," pungkasnya. (Nji))

 

Category: Budaya, Budpar, Karawang
No Response

Leave a reply "Belajar Drama Bahasa Sunda Ala Siswa SMAN 2 Telukjambe Timur"