MKKS dan Polres Karawang Kerjasama Bentuk Satgas Pelajar

Karawang, KTD- Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kabupaten Karawang dan Polres Karawang sepakat bekerjasama mendeklarasikan satgas pelajar anti tawuran dan anti narkoba di SMKN 1 Karawang belum lama ini.

Ketua Satgas MKKS, Drs. Makmur menjelaskan upaya pendeklarasian satgas pelajar adalah sebagai bentuk antisipasi pencegahan kenakalan remaja yang begitu mengkawatirkan khususnya di Karawang. Kejadian tawuran atau kenakalan remaja lainnya yang sering dilakukan oleh pelajar menjadi catatan hitam bagi dunia pendidikan. Untuk itu, satgas belajar dibentuk guna menjadi solusi mengurangi angka kenakalan remaja tersebut.
"Satgas pelajar terbagi menjadi 4 wilayah dari beberapa kecematan. Satgas ini merupakan gabungan antara pihak sekolah dengan pihak kepolisian sektor di setiap kecamatan," kata Makmur saat diwawancarai.
Ia melanjutkan, satgas pelajar bersama anggota polsek setiap hari akan melakukan penyisiran di titik lokasi yang dikenal sering dijadikan tempat nongkrong para pelajar.
"Kalau cuma kedapatan nongkrong saja, akan dibubarkan sambil diberikan arahan. Namun jika ditemukan narkoba atau senjata tajam, maka satgas akan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian," jelasnya.
Kapolres Karawang AKBP Hendy Febrianto sangat mendukung dan mengapresiasi adanya program satgas pelajar. Dalam sambutanya, Hendy menekankan pentingnya pentingya dampak positif dan negatif penggunaan media sosial bagi remaja. Sebagai bagian dari generasi milenial, pelajar harus mampu mendapat manfaat dari media sosial dan menghindari dampak negatif yang ditimbulkan.
"Aktif  di media sosial merupakan salah satu kesibukan generasi milenial saat ini. Namun jangan sampai itu membawa dampak buruk. Hindari sejauh mungkin hal-hal negatif yang ditimbulkan dan perbanyaklah manfaat positif yang didapatkan," ujar Kapolres.
Dia menjelaskan, salah satu dampak negatif dari penggunaan media sosial adalah pengaruh radikalisme, bahaya narkoba, pergaulan bebas dan sikap intoleransi terhadap perbedaan di tengah kebhinekaan Indonesia. Berbagai hal negatif yang ada harus bisa difilter agar tidak mempengaruhi pola pikir, apalagi berwujud tindakan.
"Jangan sampai media sosial untuk hal-hal yang sia-sia. Mari kita luruskan niat untuk terus taat pada ajaran agama, taat pada orang tua serta taat pada aturan hukum. Saya juga minta pihak sekolah di lingkungan intern sekolah untuk menindak pelajar yang memang berbuat menyalahi aturan," katanya. (nji)
Category: Pendidikan
No Response

Leave a reply "MKKS dan Polres Karawang Kerjasama Bentuk Satgas Pelajar"