Isi Jeda Waktu Kelulusan dengan Pelatihan dan Pembinaan

 

Karawang, KTD- Lamanya jeda waktu pengumuman kelulusan bagi siswa SMA yang baru saja mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2018, membuat sejumlah sekolah menciptakan inovasi kegiatan. seperti diketahui, kekosongan waktu siswa kelas 12 selama menunggu hasil pengumuman kelulusan disinyalir sering dijadikan ajang siswa melakukan hal hal negatif seperti tawuran dan nongkrong di pinggir jalan.
Demi mengantisipasi tindakan tersebut, SMA Korpri Karawang berupaya memaksimalkan kekosongan waktu dengan melaksanakan pelatihan dan pembinaan dunia kerja bagi siswa yang berencana terjun ke dunia kerja. Selain itu, mencarikan informasi beasiswa Perguruan Tinggi (PT) bagi mereka yang berkeinginan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
"Upaya itu sudah kami lakukan sejak beberapa tahun lalu. Jadi kekosongan jeda waktu menunggu kelulusan tidak mubadzir, karena kami manfaatkan untuk melakukan pelatihan dan pembinaan ke siswa sebelum mereka lulus," ujar Kepala SMA Korpri Karawang, Asep Toha saat diwawancarai di hari terakhir pelaksanaan UNBK, Kamis (12/4) siang kemarin.
Asep mengatakan, pihak sekolah telah menjalin bentuk kerjasama dengan beberapa instansi terkait program pelatihan dan pembinaan tersebut diantaranya dengan Disnaker, BLK, Polres Karawang dan Unsika.
"Ini dilakukan dengan tujuan mempermudah akses bagi siswa masuk ke dunia kerja dengan cara membantu mereka membuat SKCK, kartu kuning yang memang dibutuhkan saat melamar kerja," kata Asep.
Berdasarkan hasil survey dan pendataan oleh pihak sekolah belum lama ini, lanjutnya, ketertarikan siswa kelas 12 ke dunia kerja seimbang dengan keinginan mwlanjutkan ke perguruan tinggi.
"Dibandingkan tahun tahun sebelumnya, keinginan siswa masuk ke dunia kerja lebih mendominasi daripada masuk ke bangku kuliah. Tapi tahun ini sepertinya sebanding," ucapnya. (nji)
Category: Pendidikan
No Response

Leave a reply "Isi Jeda Waktu Kelulusan dengan Pelatihan dan Pembinaan"