Pasca Insiden Hitler, Sejumlah Anggota DPRD Keluar dari Grup WA

 

Karawang, KTD- Ketua Fraksi Partai Demokrat Pendi Anwar mengungkapkan, pasca kasus pengeroyokan anggota DPRD Karawang, Hitler Nababan pekan lalu, satu persatu anggota badan anggaran DPRD Kabupaten Karawang yang menjadi anggota group tersebut satu persatu keluar dari group Whatsapp. Padahal, diketahui group Whatsapp Banggar ini adalah group permanen badan anggaran sejak tahun pertama anggota DPRD menjabat hingga akhir jabatannya. Dan anggota DPRD yang menjadi bagian dari anggota banggar dan masuk group tersebut tidak keluar jika tidak dikeluarkan.

"Saya no comment ya, yang jelas mereka satu persatu keluar dari group sejak dua hari lalu, entah apa alasannya saya juga tidak tahu. Yang jelas saya masih ada di group itu," kata Pendi yang juga Ketua Komisi D ini.

Ketika disinggung, apakah ada pihak- pihak anggota grup tersebut yang dicurigai sengaja men-screenshoot postingan Hitler di group tersebut, sehingga memancing kemarahan umat islam Karawang, Pendi enggan menjawab. Menurutnya, ia tidak punya kewenangan apapun termasuk mencurigai siapapun.

Selanjutnya ia mengatakan, terkait permasalahan yang menimpa Hitler saat ini Partai Demokrat sendiri akan segera menggelar Rapat bersama pimpinan Partai Demokrat dari tingkat Propinsi hingga pusat.

Dimana, lanjutnya, Rapim ini akan membahas evaluasi terhadap Hitler Nababan, Anggota Legislatif Demokrat Dapil Satu."Bentuk sanksinya nanti seperti apa untuk Hitler akan diputuskan oleh pimpinan tertinggi yaitu DPP," ungkapnya. (nji)

Category: Peristiwa
No Response

Leave a reply "Pasca Insiden Hitler, Sejumlah Anggota DPRD Keluar dari Grup WA"