Antisipasi Lonjakan Pengangguran, DPRD Karawang Dorong Raperda SMK

 

Karawang, KTD- Upaya mengantisipasi melonjaknya pengangguran terus dilakukan  DPRD Karawang  dengan mulai mendorong Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kawasan Industri masuk ke dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda) Karawang tahun 2019.

Ketua DPRD Karawang, Toto Suripto menyatakan, DPRD akan terus mendorong Raperda SMK Kawasan Industri masuk kedalam Prolegda tahun 2019, supaya menjadi Perda untuk payung hukum pendirian SMK di Kawasan Industri.

Kata Dia, Raperda SMK di Kawasan Industri ini merupakan inisiatif DPRD yang tujuannya adalah untuk kepentingan masyarakat Karawang yang membutuhkan pekerjaan kedepannya.

“DPRD mendorong untuk dijadikan Perda SMK di Kawasan Industri, ini kan berguna bagi masyarakat yang mencari kerja, walaupun tidak secara langsung,’ ujarnya.

Pendirian SMK di Kawasan Insdustri adalah sebuah keharusan menurut Toto untuk menyerap warga Karawang agar bisa diterima di Kawasan Industri, walaupun memang saat ini banyak bertebaran SMK baik negeri maupun swasta di Karawang, namun menurutnya hal ini tidak cukup untuk meyakinkan perusahaan untuk menerima tenaga kerja asli Karawang.

“Kenyataan bukan persoalan mampu dan tidak mampu (SMK di Karawang mencover kebutuhan tenaga kerja), pihak perusahaan di Kawasan Industri selalu menolak menerima tenaga kerja asli Karawang dengan alasan tidak sesuai kriteria, nah kalau ada SMK di Kawasan mau bilang apa lagi mereka (perusahaan),” ujarnya.

Menurut Toto tujuannya adalah ketika Kawasan Industri didirikan SMK ketersediaan tenaga terampil bisa segera terakomodir. Yang mana nantinya siswa SMK tersebut adalah warga asli Karawang. “Adanya SMK di Kawasan Indusrtri agar tenaga terampil tersedia dari masyarakat Karawang. Karena SMK tersebut siswanya khusus bagi warga Karawang,” ucapnya.

 Toto juga menilai jika SMK di Kawasan Industri tidak segera dibangun, berawal juga dari belum adanya payung hukum yang menaunginya, sampai kapanpun masyarakat Karawang hanya akan menjadi penonton di Kawasan Industri.

“Sepanjang tidak ada SMK di Kawasan Industri orang karawang selamanya akan jadi penonton,” pungkasnya. (nji)

Category: DPRD KARAWANG, Pendidikan
No Response

Leave a reply "Antisipasi Lonjakan Pengangguran, DPRD Karawang Dorong Raperda SMK"